Kualitas Air Buruk, PT Aetra Jamin Pelayanan Air Bersih Bagi Masyarakat dan Industri

oleh -
SOSIALISASI : Presiden Direktur PT Aetra Air Tangerang Hari Yudha Hutomo (tengah) saat menjadi pembicara dalam acara “Sosialisasi Perlindungan dan Pengelolaan Air Tanah di Kabupaten Tangerang” yang diadakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang bagi para pelaku industri di Kabupaten Tangerang, di Spring Club Gading Serpong, Kamis (2/5/2019).

TANGERANG,R24—PT Aetra Air Tangerang menjamin layanan air bersih untuk masyarakat dan kalangan industri di Kabupaten Tangerang. Hal tersebut diberikan seiring semakin memburuknya kualitas dan kuantitas air tanah di wilayah itu.
“Dalam melayani pelanggan industri kami dituntut untuk selalu memberikan pelayanan terbaik, baik dari sisi kualitas, kuantitas, dan kontinuitas suplai air,” ujar Presiden Direktur PT Aetra Air Tangerang Hari Yudha Hutomo, saat menjadi pembicara dalam acara “Sosialisasi Perlindungan dan Pengelolaan Air Tanah di Kabupaten Tangerang” yang diadakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang bagi para pelaku industri di Kabupaten Tangerang, di Spring Club Gading Serpong, Kamis (2/5/2019).
Hari mengaku dalam memberikan jaminan tersebut, Aetra telah melakukan investasi yang cukup besar dalam hal pembangunan infrastruktur serta sumber daya manusia untuk menjaga kehandalan pelayanan bagi pelanggan.
Pada sosialisasi ini Aetra Tangerang diundang dalam kapasitasnya sebagai perusahaan penyediaan dan pelayanan air bersih perpipaan di Kabupaten Tangerang, yang merupakan solusi sumber air alternatif selain air tanah bagi masyarakat di Kabupaten Tangerang.
Kondisi air tanah di Kabupaten Tangerang sendiri saat ini tak lagi dapat dibilang bagus, baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya, bahkan pada beberapa wilayah sudah berada dalam kondisi kritis.
Oleh karenanya perlu dilakukan perlindungan dan pengelolaan penggunaan air tanah yang baik untuk menjaga kelestariannya.
“Salah satu penyebab memburuknya kondisi air tanah adalah terjadinya eksploitasi atau pemakaian secara besar-besaran, oleh karena itu mulai sekarang kita harus mulai melindungi air tanah kita. Sebisa mungkin kita harus menghindari penggunaan air tanah dan beralih ke sumber air yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” kata Hari.
Aetra Tangerang sendiri saat ini telah melayani lebih dari 73.000 pelanggan rumah tangga maupun industri di delapan kecamatan di Kabupaten Tangerang dengan air berkualitas layak minum sesuai dengan Permenkes No. 492/2010.
Air baku yang dipergunakan oleh Aetra Tangerang berasal dari Sungai Cisadane (air permukaan) bukan air tanah, dan telah melalui studi kecukupan air sehingga aman untuk kelestarian Sungai Cisadane sendiri.
Aetra Tangerang juga menerapkan sistem backwash recycling yang dapat menghemat penggunaan air baku hingga lima persen. Untuk pengolahan sisa produksi, Aetra Tangerang mempergunakan sludge drying bed yang menghasilkan sisa produksi/filtrat yang ramah lingkungan.(hdr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *