KSPSI Kabupaten Tangerang Mencatat Lebih Dari 21 Ribu Anggotanya di PHK

  • Whatsapp
PHK Massal di Kabupaten Tangerang
Ilustrasi PHK Massal

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 21.535 karyawan yang merupakan anggota KSPSI terkena PHK massal dampak Covid-19.

Ketua KSPSI Kabupaten Tangerang, Ahmad Supriyadi mengatakan, dari total anggota KSPSI sebanyak 52.568 yang bekerja di 34 perusahaan di wilayah Kabupaten Tangerang sampai hari ini (Jumat, 8/5/2020) sudah 21.535 atau sekitar 41% yang di PHK oleh perusahaan karena berbagai alasan sebagai dampak dari Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Itu baru data dari KSPSI Kalau se-Kabupaten Tangerang pasti lebih banyak lagi dan perkiraan sudah jutaan,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (8/5/2020).

Ia melanjutkan, dari puluhan ribu anggota KSPSI yang di PHK tersebut mayoritas adalah para karyawan yang bekerja pada pabrik sepatu yang menurut perkiraan mencapai 17.000 orang.

Kata dia, para karyawan yang terkena PHK tersebut tidak semuanya mendapat pesangon. Dari laporan yang diterima KSPSI Kabupaten Tangerang para karyawan yang diputus kontrak tidak mendapatkan pesangon dan yang di PHK masih mendapat pesangon dengan jumlah yang bervariasi sesuai negosiasi.

“Yang dirumahkan masih dibayarkan gajinya 50%, yang di PHK dapat pesangon jumlahnya variasi yah, kalau yang diputus kontrak itu tanpa pesangon,” jelas Supriyadi

BACA JUGA:

PDP Covid-19 Yang Meninggal di Kabupaten Tangerang Terus Bertambah

Ia menambahkan, serikat pekerja khususnya KSPSI sangat prihatin dengan adanya PHK Massal tersebut. Karena sambung dia, para karyawan yang di PHK belum tentu bisa mendapat pekerjaan yang baru dalam waktu dekat, terlebih dalam situasi seperti sekarang investasi ikut menurun drastis.

“Harapan kami agar pemerintah dapat membuat program untuk segera tumbuh investasi di Kabupaten Tangerang dan dalam jangka pendek harus mewaspadai akan banyak orang kelaparan karena tidak punya penghasilan,” tandasnya (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.