KPU Pandeglang Temukan 47 Surat Suara Pilkada Rusak

  • Whatsapp
pilkada pandeglang, surat suara, KPU Pandeglang logistik pemilu, pandeglang,
Ketua KPU Pandeglang, Ahmad Sujai bersama Forkopimda meninaju gudang logistik.

KABUPATEN PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – KPU Kabupaten Pandeglang menemukan sebanyak 47 lembar dari 928.525 surat suara untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang 2020 yang kondisinya rusak. Kerusakan itu diketahui dalam proses sortir atau pelipatan yang saat ini sedang berlangsung.

Ketua KPU Pandeglang, Ahmad Sujai mengatakan, terhitung sejak Senin (30/11/2020) pukul 11.00 WIB, pihaknya telah melakukan pelipatan dan sortir surat suara. Dalam proses sortir itu sudah menghasilkan sebanyak 280 ribu surat suara untuk Pilkada 9 Desember mendatang.

Bacaan Lainnya

Dari jumlah 280 ribu yang sudah dilipat, kata Sujai, ditemukan sebanyak 74 surat suara yang kondisinya rusak. Seperti adanya potongan yang tidak merata dan sebagainnya.

“Sementara ini surat suara yang rusak baru sebanyak 47 lembar. Untuk hari ini belum diketahui berapa yang rusaknya, karena masih proses pelipatan dan sortir,” ungkap Ahmad Sujai di Gudang Logistik KPU Pandeglang, Selasa (1/12/2020).

BACA JUGA: Petani Kesulitan Pupuk Subsidi, Mentan Diminta Tambah Kuota ke Pandeglang

Dia mengakui masih ada logistik Pilkada lainnya yang belum sampai di gudang. Namun, kata dia, pihaknya tetap akan memantaunya sesuai jadwal atau tahapan yang ditentukan.

“Yang belum ada sampai saat ini form model C plano hasil dan sampul untuk model C khusus. Mudah-mudahan dalam waktu sudah tersedia,” katanya.

Sujai memastikan progres sortir surt suara bisa selesai pada Rabu (2/12/2020). Selanjutnya, kata dia, akan dilakukan packing atau pengepakan semua logistik ke dalam kotak suara, dan mendistribusikannya ke setiap kecamatan yang paling jauh terlebih dahulu.

“Kami harap semua berjalan lancar, aman dan tidak akan lambat sampai ke setiap TPS (Tempat Pemungutan Suara),” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) I Sekertariat Daerah (Setda) Pandeglang, Ramadani menilai KPU Pandeglang sudah siap menggelar Pilkada 9 Desember nanti. Dia mengakui ada sejumlah logistik yang belum sampai ke gudang.

“Hal itu bukan masalah karena dalam waktu dekat sudah bisa terpenuhi.” imbuhnya.

Ramadani mengatakan, sambil menunggu distribusi kekurangan dari penyedia logistik, sebagian sudah didistribusikan ke PPK. Karena itu pihaknya akan melaksanakan rapat koordinasi dengan Forkompinda, KPU dan Bawaslu agar logistik Pilkada bisa tepat waktu, jumlah dan tepat sasaran. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.