KPU Pandeglang Diminta Antisipasi Banjir Saat Pendistribusian Logistik Pilkada

  • Whatsapp
pilkada pandeglang, kpu pandeglang, bawaslu pandeglang, logistik pilkada, rawan banjir,
Komisioner Bawaslu meninjau gudang logistik Pilkada milik KPU Pandeglang.

KABUPATEN PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banten, meninjau gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang di Jalan AMD Lintas Timur, Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, Banten, Rabu (25/11/2020). Hal itu dilakukan untuk memastikan keamanan logistik Pilkada Pandeglang 2020.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Banten, Didih M Sudi meminta kepada pihak KPU Pandeglang, untuk memperhatikan kawasan rawan banjir saat pendistribusian logistik. Terlebih saat ini tengah musim penghujan.

Bacaan Lainnya

“Waktu pemungutan suara semakin dekat, maka kami memastikan semua logistik aman dan didistribusikan ke TPS tepat waktu dengan kualitas dan kuantitas yang sudah ditentukan,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Didih, pengawasan ini juga untuk memastikan pengelolaan logistik, mulai dari penerimaan, pengepakan, penyimpanan dan pendistribusian serta pengamanannya dilakukan secara maksimal.

BACA JUGA: Debat Kandidat Pilkada Pandeglang, Thoni Sindir RPJMD Belum Rampung, Irna Ajak Turun ke Lapangan

Sebab menurut dia, dengan adanya musim penghujan sekarang ini, harus menjadi pertimbangan penyelenggara dalam menentukan lokasi pemungutan suara atau TPS, teeutama daerah yang rawan banjir.

“Pendistribusian logistik ke daerah yang rawan bencana harus menjadi perhatian yang serius. Pada musim penghujan seperti ini, harus ada pemetaan yang cermat,” katanya.

Sementara Koorinator Divisi Sumber Daya Manusia Bawaslu Pandeglang, Lina Heleina menuturkan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan mulai dari kondisi gudang penyimpananan hingga proses distribusi ke setiap TPS.

Adapun terkait pengamanan gudang, tambah Lina, sepemantauan yang dilakukan Bawaslu dirasa cukup maksimal, karena tim pengamanan dari pihak kepolisian juga dibagi shift dengan jumlah 4 personil dalam satu shiftnya.

“Kami rasa pengamanan gudang logistik cukup maksimal. Tinggal bagaimana KPU Pandeglang, memetakan secara cermat dalam pendistribusian logistik saat musim hujan, terutama ke kawasan rawan banjir,” tandasnya.(Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.