KPK Selamatkan Rp 79 T, Sufmi Dasco: Itu Bukan Akhir Prestasi

  • Whatsapp
Gedung KPK

JAKARTA, REDAKSI24.COM– Kalangan wakil rakyat di MPR dan DPR RI memuji kinerja KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang telah menyidik 160 kasus korupsi dan menyelamatkan uang negara Rp 79 triliun, namun diingatkan hal itu bukan akhir prestasi karena masyarakat menunggu keberhasilan lainnya dalam pemberantasan korupsi.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad,  mengatakan sejak 6 bulan pertama di bawah kepemimpinan Firli Bahuri, KPK mencatat sudah menyelamatkan  uang negara sebanyak Rp 79 triliun. Dalam penyelamatan uang negara tersebut, KPK mengusut sebanyak 160 perkara.

Bacaan Lainnya

“Kami mengapresiasi kerja pimpinan, penyidik, maupun pegawai KPK, karena dalam kinerjanya sudah menyelamatkan uang negara sebesar Rp 79 triliun dalam program pencegahan dan sudah menyidik 160 perkara,” ujar Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) itu, di Jakarta, Selasa.

BACA JUGA:KPK Sidik 160 Kasus Korupsi Selama Enam Bulan Terakhir

Dasco meminta agar capaian yang sudah didapatkan KPK tidak menghentikan langkah dalam melaksanakan fungsinya. Terlebih, capaian itu dapat menjadi penyemangat agar lembaga anti rasuah terus bekerja lebih baik lagi.

“Ini bukanlah akhir daripada prestasi yang kita tunggu, tetapi ini merupakan penyemangat bagi pemimpin serta seluruh pegawai KPK untuk lakukan kerja-kerja pencegahan dalam selamatkan uang negara dan lakukan penindakan,” tegas Dasco.

Dia mengharapkan, lembaga yang berdiri pada tahun 2002 ini  dapat terus memperbarui inovasi dan mengimplementasikan kinerja agar dapat terus membaik setiap harinya. Sehingga proses pemberantasan korupsi di Indonesia mampu berjalan dengan baik juga.

Pernyataan hampir senada diutarakan  Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet). Menurutnya, , KPK sukses mendapatkan hasil tersebut berkat upaya mengedepankan pencegahan dan intervensi berupa penertiban aset daerah, pajak dan sertifikasi lahan.

BACA JUGA:76 Tersangka Korupsi Ditangkap KPK  Lewat OTT, Ini Rinciannya!

“Aspek pencegahan tak kalah pentingnya dalam sistem pemberantasan korupsi. Dari laporan, per 30 Juni 2020 KPK berhasil menyelamatkan pajak daerah mencapai Rp 70,8 triliun. Pendapatan pajak tersebut memang turun dibandingkan pada periode yang sama pada Juni 2019 lalu, di mana KPK mampu mengumpulkan Rp 80,6 triliun. Ini lantaran perekonomian lesu akibat pandemi Covid-19,” ujar Bamsoet.

Data lainnya yang dipublikasikan oleh KPK terkait pencegahan, di anataranya yaitu penertiban sertifikat untuk program sertifikasi tanah pemda dengan total 6.147 persil seluas 18 juta meter persegi, mampu menyelematkan uang negara mencapai Rp 3,8 triliun. Ada juga pemulihan aset 479 bidang per Juni 2020 dari pihak ke-3 seluruh Pemda senilai Rp 762 miliar.

Atas pencapaian tersebut, Bamsoet pun mengingatkan KPK agar tak berpuas diri. Pekerjaan rumah memberantas korupsi masih panjang. “Masyarakat Indonesia menunggu hasil lainnya,”ucapnya.(Agung/Jaya)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.