KPK Minta Agar Bupati Pandeglang Optimalkan Apip

oleh -
Bupati Pandeglang
Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengikuti Rakor secara virtual dengan KPK.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Pemerintah Kabupaten Pandeglang, mendapat warning dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang pencegahan tindak pidana korupsi, dengan cara memperkuat peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) secara optimal.

Warning pencegahan korupsi tersebut disampaikan KPK kepada Bupati Pandeglang, Irna Narulita dalam saat Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Terintegrasi bersama Gubernur serta Bupati/Wali Kota se Banten, di Pendopo Gubernur Banten, Selasa (18/8/2020).

Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan mengatakan, KPK tidak setiap saat melakukan pengawasan di seluruh wilayah Indonesia. Maka dari itu, kata dia, peran APIP sangat dibutuhkan sebagai check and balance, agar setiap keputusan maupun kebijakan pemerintah daerah tidak menabrak aturan.

“Karena itu APIP harus memberikan kontribusi secara optimal, baik pencegahan maupun pemberantasan korupsi, dengan begitu independensi APIP bisa di tegakan,” ungkapnya.

BACA JUGA: Beralih ke Suplayer Baru, Sembako BPNT Pandeglang Kini Lebih Variatif

Menurutnya, KPK telah melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah di seluruh wilayah Indonesia dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan.

“Maka untuk mewujudkan hal itu penguatan APIP akan kita dorong untuk terus melakukan pengawasan internal di lingkungan pemerintah daerah,” katanya.

Sementara Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, pemerintah daerah juga sudah berkomitmen dan konsisten untuk memberantas korupsi. Adapun terkait anggaran untuk penanganan covid-19, kata Irna, pihaknya sudah mengingatkan kepada jajaranya agar dikelola dengan baik.

“Anggaran ini adalah anggaran sosial untuk kepentingan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan covid-19. Maka berpikir sedikit saja untuk korupsi tidak boleh, apalagi betul-betul di korupsi, tidak pantas dan tidak manusiawi,” tandasnya.(Samsul Fathoni/Difa)