Kota Tangerang Buka Lowongan CPNS dan P3K, Ini Formasinya

oleh -
formasi CPNS Kota Tangerang lowongan perjanjian kerja pegawai pemkot tangerang p3k
Ilustrasi - Pemerintah Kota Tangerang, Banten, membuka seleksi CPNS dan P3K tahun 2021 sebanyak 3.628 orang.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM – Bagi warga Kota Tangerang yang ingin menjadi abdi negara, siap-siap dari sekarang. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten,  telah membuka seleksi bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun 2021.

Pemerintah kota berjuluk Ahlakul Kharimah itu mendapat kuota CPNS dan P3K sebanyak 3.628 orang. Nantinya para calon abdi negara itu akan disebar dalam formasi tenaga kesehatan, teknis dan guru.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman dalam keterangan tertulisnya Rabu (30/6/2021) menjelaskan, kuota 3.628 yang dibutuhkan terdiri dari 3.453 orang dengan status P3K. Sedangkan P3K tenaga kesehatan dan teknis sebanyak 53 orang serta 122 formasi CPNS.

Lebih lanjut Sekda menyebut, seleksi CPNS Pemkot Tangerang terbuka untuk umum dengan usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun pada saat melakukan pendaftaran.

“Tentunya mencukupi sejumlah kriteria yang ditetapkan panitia seleksi,” katanya.

BACA JUGA: Dapat Kuota 7.023, Ini Formasi lengkap CPNS dan CPPPK Pemkab Tangerang 2021

Herman menambahkan, pelaksanaan seleksi CPNS dan P3K non guru akan dilakukan panitia seleksi Kota Tangerang. Sedangkan untuk P3K guru sepenuhnya dilakukan Kemendiknud Ristek RI.

“Seleksi akan dilakukan di Tangerang Convention Center secara online. Pengumuman dan pendaftaran seleksi mulai tanggal 30 Juni hingga 21 Juli 2021,” jelas Herman.

Lebih jauh Herman menjelaskan, untuk pendaftaran CPNS dan P3K Non guru,  calon pelamar terlebih dahulu melakukan pendaftaran secara online melalui portal SSCASN 2021 dengan link https://sscasn.bkn.go.id.

Para pelamar diminta mengunggah beberapa dokumen seperti surat lamaran, ijazah, transkip nilai, pas foto berwarna, KTP elektronik, STR, keterangan disabilitas untuk penyandang disabilitas.

“Selain itu juga surat pernyataan mengabdi, sertifikat keahlian bagi yang memiliki dan surat keterangan pengalaman kerja,” jelas Sekda.(Ant/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.