Kota Serang Sepakat Terapkan New Normal

  • Whatsapp
new norrnal

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Serang menggelar rapat dengan seluruh stakeholder, pengusaha dan tokoh ulama Kota Serang di Ruang Setda Kota Serang, Banten, Selasa (2/6/2020).

Dalam rapat tersebut disetujui Pemkot Serang akan menerapkan new normal atau tatanan kehidupan baru di Ibu Kota Provinsi Banten itu. Dalam rapat tersebut seluruh stakeholder mengaku siap dalam menghadapi new normal.

Bacaan Lainnya

“Rapat berkaitan dengan seluruh pihak tentang kesiapan menghadapi new normal,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, Hari Pamungkas. Dia menyebut, pihaknya akan membahas lebih lanjut teknis penerapan new normal.

Pada prinsipnya, kata dia, semua setuju, Kemudian masing-masing stakeholder akan menyiapkan rencana operasional, seperti tempat usaha, objek wisata dan tempat ibadah. “Hari ini semua elemen masyarakat semua stakeholder memyatakan kesiapan new normal,” imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Serang Syafrudin menyambut baik diterapkannya new normal di Kota Serang. New normal, kata Syafrudin, sesuai Surat Edaran Ketua Gugus Tugas Percepatan Covid-19 nomor 6 tahun 2020 untuk kabupaten, kota di seluruh Indonesia.

“Artinya Pemkot Serang akan mengikuti kebijakan pusat terkait new normal,” ujarnya.

Syafrudin melanjutkan, dengan adanya aturan tersebut, Pemkot Serang tidak lagi menetapkan status. Baik status darurat bencana maupun status yang lainnya. Ada 8 poin dalam penetapan new normal, yakni, dunia usaha, pasar tradisional, pasar modern, restoran, hotel,  kafe dan lainnya, sekolah, perizinan dan juga tempat peribadatan seperti masjid dan mushola maupun gereja dan lainnya.

Syafrudin menyebut, kalangan usaha mempersiapkan diri untuk mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah pusat dan daerah. “New normal akan sulit diterapkan jika warga tidak disiplin. Karena itu semua bekerja sama, mulai TNI, Polri pengusaha, agar semua masyarakat  terhindar dari Covid-19,” tegasnya.

Berkaitan dengan surat edaran Menteri Perdagangan nomor 12 tahun 2020 tentang pemulihan aktivitas, Syafrudin menjelaskan, semua semua harus mengikuti protokol kesehatan.

Wakil Wali Kota Serang, Subadri Ushuludin menambahkan, pemerintah memiliki kewajiban untuk memikirkan bagaimana ekonomi masyarakat bisa pulih kembali. Karena itu, kata dia, surat dengan edaran new normal, Pemkot Serang memikirkan perekonomian tetap berlanjut dengan memperhatikan kesehatan.

“Untuk itu  semua pihak harus saling kerjasama agar wabah covid-19 bisa diatasi,” tandasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.