Korcam Pakuhaji Akui Dana PKH dan BPNT di Kohod Belum Cair

oleh -
Korcam Pakuhaji Akui Dana PKH Dan BPNT di Kohod Belum Cair
Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kampung Pintu Air, Desa Kohod, Kecamatan Teluknaga tengah mendapatkan penjelasan dari pendamping dan kordinator kecamatan PKH/Ist. .

KABUPATEN TANGERANG,REDAKSI24.COM–Koordinator Kecamatan (Korcam) Pakuhaji Program Keluarga Harapan (PKH) Rozak mengakui  ada beberapa dana BPNT dan PKH di Desa Kohod belum cair. Menurut Rozak tidak cairnya dana PKH dan BPNT tersebut bervariatif selama 6 bulan bahkan ada yang 3 tahun, itu dimasa pendamping sebelumnya, yaitu Muhammad Yusuf.

“Iya betul namun itu dimasa kepemimpinan sebelumnya. Baru sebulan ada pergantian” kata Rozak.

Namun begitu Lanjut Rojak, setelah adanya penggantian pendamping pada bulan Juli lalu, pendamping yang baru di Desa Kohod belum diaktifkan, maka untuk sementara waktu, Korcam yang bertanggung jawab terkait BPNT dan PKH di Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji.

“Bagaimana pun saya terus berusaha untuk membantu para KPM dan segala keluhan mereka,” kata Korcam PKH Pakuhaji Rozak kepada media, Rabu (4/8/2021).

BACA JUGA: KPM di Pakuhaji Mengeluh Uang BPNT dan PKH Tidak Kunjung Cair

Terkait adanya intimidasi oleh pendamping kepada KPM dimasa pendamping sebelumnya. Rojak menegaskan, bahwa pendamping bertugas untuk menampung dan mengadvokasi keluhan para KPM. 

BACA JUGA: Timbulkan Kerugian Hingga Rp800 Juta, Dua Pendamping Sosial di Tigaraksa Jadi Tersangka

“Pendamping tidak boleh menginti apa lagi mengancam. Kami sifatnya menampung dan mengadvokasi keluhan KPM, ” tegas Rojak. 

BACA JUGA: Pilkades Serentak di Kabupaten Tangerang Ditunda Tanpa Batas Waktu

Sementara itu, mantan pendamping PKH Kampung Pintu Air, Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Muhammad Yusuf mengatakan, tidak cairnya PKH dikarenakan adanya NIK, KPM yang tidak padan dengan Catatan Sipil. Sementara untuk BPNT disetiap brilink hanya bisa mencairkan pangan saja. 

” PKH banyak tidak cair karena memang banyak yang NIK tidak padan dengan Capil. Sedangkan BPNT memang setiap BRILink pasti hanya bisa mencairkan pangan saja, ” ujarnya.(Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.