Koperasi Mesti Merambah Peternakan dan Pertanian

  • Whatsapp

REDAKSI24.COM – Memperingati Hari Koperasi ke 72 tahun tingkat Kabupaten Tangerang, Koperasi Benteng Mikro Indonesia menggelar Seminar Nasional bertema “Arah Baru Bisnis Koperasi” di Gerai Tangerang Gemilang Jalan Raya Serang KM 18,5, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (22/8/2019).

Dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, seminar nasional yang melibatkan peserta para anggota koperasi serta para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) tersebut, juga dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten, Tabrani dan Presiden Direktur Koperasi Syariah BMI dan Koperasi Konsumen Benteng Muamalah Indonesia, Kamarudin Batubara.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya Kamarudin Batubara mengatakan, koperasi bukan hanya sebagai lembaga simpan pinjam, lebih dari itu fungsi koperasi saat ini juga harus merambah ke bidang lain. Saat nanti, kata dia, semua koperasi harus memiliki koperasi konsumen, koperasi peternakan, juga koperasi pertanian.

“Kami sudah melangkah kesana, bahkan nanti koperasi konsumen kita adalah sebuah minimarket dan itu adalah cita-cita koperasi,” katanya.

Tak hanya itu, sambung dia, saat ini koperasi BMI sudah memiliki koordinator untuk bidang koperasi peternakan dan koperasi pertanian. “Mudah-mudahan koperasi peternakan dan pertanian dapat segera terwujud dengan menyelipkan infaq, zakat, dan sodaqoh,” harapnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Tangerang, Moch Maesyal Rasyid menuturkan, seminar nasional dapat dijadikan sebagai modal dasar bagi seluruh komponen koperasi untuk mengembangkan koperasi kepada masyarakat.

Menurutnya, koperasi sangat dibutuhkan warga Kabupaten Tangerang. “Ini untuk menjadi mitra apalagi koperasi akan disandingkan dengan aspek pertanian, mudah-mudahan konsep pertanian yang menjadi konsep bupati buisa untuk mengembangkan palawija holtikultura,” paparnya.

Dia juga berharap, keberadaan koperasi bisa memberikan kontribusi kepada warga, khususnya UMK dan UMKM. Menurutnya, dari sisi ekonomi kerakyatan masyarakat bisa terwadahi melalui koperasi, sehingga tidak lagi mengandalkan sektor industri karena keterbatasan lapangan pekerjaan.

“Mungkin selain industri ada potensi lain di Kabupaten Tangerang yang bisa dijadikan centra atau aktivitasnya nanti ada di koperasi,” jelasnya.(Ricky/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.