Kompolnas Dukung Polri Buru Buronan Mafia Tanah Ke Australia

  • Whatsapp
Kompolnas Dukung Polri, Buru Buronan Mafia Tanah, Australia
Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto mendukung Polri memburu buronan mafia tanah yang lari ke Australia. (Antara)

JAKARTA, REDAKSI24.COM–Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Benny Mamoto mendukung langkah tegas Polri untuk menumpas para mafia tanah, termasuk memburu buronan tersangka mafia tanah Benny Tabalujan yang kabur ke Australia.

Benny Tabalujan  menjadi tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan sertifikat tanah seluas 7 hektare di Cakung, Jakarta Timur.

Bacaan Lainnya

Saat ini Benny menjadi buronan, diduga dia berada di Australia.

“Tentu (harus dikejar), penyidik dalam rangka memburu tersangka yang ada di luar negeri bisa menggunakan mekanisme kerja sama internasional yang difasilitasi oleh NCB Interpol dan KBRI, tempat tersangka diduga berada. Tinggal dicek apakah tersangka punya status permanen resident di negara tersebut,” ujar Benny Mamoto melalui siaran pers, Jakarta, Senin (22/2/2021).

Menurut dia, kasus mafia tanah sangat merugikan tidak hanya bagi pemilik tanah yang sah, tetapi juga tanah-tanah yang akan digunakan oleh pemerintah untuk kepentingan proyek pembangunan infrastruktur.

Dugaan kongkalikong mafia tanah dengan oknum di pemerintahan, kata dia, membuat sindikat mafia ini bisa melakukan aksinya.

“Permainan mafia tanah ini bisa membuat proyek terhambat yang kerugiannya sangat besar. Mafia tanah biasanya tidak bekerja sendiri, tetapi melibatkan beberapa oknum pihak terkait sehingga penyidikannya akan memerlukan waktu yang cukup panjang. Modus operandinya juga terus berkembang,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Kompolnas mendukung penuh instruksi Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo agar mafia tanah ditindak tegas tanpa pandang bulu.

Apabila ada oknum-oknum terkait yang terlibat, polisi diminta menindak dan memproses hukum.

Selain itu, kata purnawirawan Polri ini, temuan modus operandi juga penting disampaikan ke publik dalam rangka edukasi untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bagian Penerangan Umum Divhumas Polri Kombes Pol. Ahmad Ramadhan menegaskan bahwa Polri tidak pandang bulu mengusut tuntas kasus mafia tanah di Indonesia.

Polri juga siap membongkar oknum yang melindungi para mafia tanah tersebut.

“Siapa pun dalang di balik kasus mafia tanah ini akan kami ungkap,” kata Ramadhan. (Anita Permata Dewi/Ant/ejp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.