Komnas HAM Datangi Warga Terdampak Pagar Pasar Cisoka

oleh -
Komnas HAM Datangi Warga Terdampak Pagar Pasar Cisoka kabupaten tangerang
Koordinator Bidang Mediasi Komnas HAM Jakarta, Asri Oktovianti Wahono mengatakan, pihaknya turun ke lokasi untuk melakukan pra mediasi terkait kasus pemagaran akses keluar Pasar Cisoka yang berdampak pada tempat usaha warga.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Komnas HAM RI) meninjau langsung lokasi warga terdampak pemagaran jalan akses keluar Pasar Cisoka, Kabupaten Tangerang Banten, Jumat (1/4/2022).

Kunjungan dari lembaga mandiri setingkat lembaga negara lainnya yang berfungsi melaksanakan pengkajian, penelitian, penyuluhan, pemantauan, dan mediasi hak asasi manusia itu, menindaklanjuti atas adanya aduan warga terdampak pemagaran jalan akses keluar yang dilakukan Perumda Pasar NKR Kabupaten Tangerang.

Diketahui, akibat pemagaran itu, 36 rumah dan tempat usaha warga terisolir sehingga berdampak buruk bagi usaha atau perputaran perekonomian warga, sehingga puluhan tempat usaha warga itu mati suri.

Koordinator Bidang Mediasi Komnas HAM Jakarta, Asri Oktovianti Wahono mengatakan, pihaknya turun ke lokasi untuk melakukan pra mediasi dengan melihat dan mengumpulkan bahan dan keterangan sebelum melakukan mediasi dengan para pihak pihak terkait.

BACA JUGA: Komnas HAM Minta Bupati Tangerang Klarifikasi Pagar Pasar Cisoka

“Hari ini Komnas HAM melakukan pra mediasi dengan menggali, mengumpulkan data atau mengalami persoalan yang diadukan warga, tadi kami sudah ketemu dan mendapatkan keterangan dari warga sebagai bahan dalam mediasi nanti,” ungkap Asri Oktovianti di lokasi jalan akses Pasar Cisoka.

Dikatakan Asri, dalam kunjungan itu, warga telah sepakat untuk melakukan mediasi terkait persoalan yang saat ini warga hadapi.

“Mediasi ini bisa dilakukan apabila pihak yang pengadu dan yang diadukan itu sepakat untuk mediasi,” jelasnya.

Ditanya waktu yang dibutuhkan dalam mediasi, Asri berujar, timnya akan melaporkan hasil pra mediasi ini kepada komisioner Komnas HAM.

“Untuk jadwal mediasinya, akan kami laporkan dulu hasil lapangan ini kepada komisioner, akan kami kabari, karena Komnas HAM menerima 30 kasus perbulan dari seluruh Indonesia, sementara di Banten ini ada 4 kasus yang kami tangani,” ujarnya.

Sementara perwakilan pedagang Pasar Cisoka, H Ato mengapresiasi kedatangan Komnas HAM di lokasi pemagaran. Sebagai warga terdampak pemagaran Pasar Cisoka, dia berharap Komnas HAM menindaklanjuti melakukan mediasi dengan pemerintah daerah setempat.

“Komnas HAM sudah turun melihat lokasi, semoga ada solusi terbaik untuk kami,” ujar H Ato.(Burhan/Difa)

No More Posts Available.

No more pages to load.