Komisi IV DPR dan Kementan Panen Raya Jagung Di Lampung

  • Whatsapp
Panen.Raya.Jagung

JAKARTA, REDAKSI24.COM — Komisi IV DPR RI bersama Kementan melakukan panan raya jagung di Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung yang memiliki areal tanaman jagung hingga 50,62 ribu hektar.

Atas keberhasilan produksi pertanian itu,  wakil rakyat meminta pemerintah terus menggalakan program peningkatan produksi tanaman pangan agar bisa memenuhi kebutuhan nasional.

Bacaan Lainnya

Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, menyatakan hal itu  saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI yang ikut terjun melakukan panen raya jagung di lahan seluas 250 hektar milik Kelompok Tani Maju, Desa Marga Catur, Kalianda, Lampung Selatan, Senin.

Kunjungan wakil rakyat itu juga bertujuan untuk menyerap langsung aspirasi para petani sehingga Komisi IV bisa bersinergi dengan Kementerian Pertanian ( Kementan) guna mencari jalan keluar terkait peningkatan produksi pangan nasional.

BACA JUGA:Koperasi Alam Bahari Lepasliarkan Induk Lobster di Laut Pandeglang untuk Dilestarikan

“Komisi IV DPR RI tidak mau para petani tidak sejahtera. Apabila hasil panen bagus, seharusnya petani mendapatkan keuntungan dan bisa memenuhi kebutuhan.

Akan tetapi jika hasilnya tidak bagus, maka kami mengambil terobosan guna mencari jalan keluar dari permasalahan yang ada, walaupun tidak populer, kami stop semua bibit yang tidak unggul. Karena kami sering mendapat aduan dari petani mengenai bibit yang kurang baik,” tandas Sudin.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) tersebut menuturkan, selama ini petani menjual jagung dengan harga yang kurang menguntungkan ketika panen raya sehingga tidak bisa menjamin peningkatan kesejahteraannya. Oleh karena itu, Komisi IV tidak hanya mendorong pemerintah untuk menyalurkan bantuan bibit unggul, tetapi juga bantuan mesin pengering jagung supaya petani bisa menjual hasil panen dengan harga yang berlipat.

“Ke depannya petani tidak lagi menjual jagung dalam bentuk basah, karnaya  kami bantu alat pengering dari pemerintah. Pada kesempatan kali ini juga ada Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Suwandi, siap membantu. Dan untuk mengangkut hasil dari lokasi ke penjual kalau pakai kendaraan roda 3 jauh lebih gampang, ini juga  akan menjadi perhatian Komisi IV DPR RI,”ujarnya.

BACA JUGA:Penuhi Kebutuhan di Masa Pandemi Covid-19, Distanbun Lebak Optimalkan Produksi Pangan Lokal

Pada kesempatan itu Sudin secara langsung meminta kepada Dirjen Tanaman Pangan agar mengajak para pengusaha jagung untuk diminta masukannya  saat rapat dengan Komisi IV DPR RI terkait penetapan harga jagung.

Dia berharap, petani dan pedagang bisa sama-sama untung. “Kalau beli terlalu rendah berarti harus dihitung ulang lagi, ya harus dihitung berapa biaya yang dikeluarkan petani,”pungkasnya.

Di tempat yang sama, Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertania tan Suwandi menjelaskan, sesuai arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, dalam meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani Kementan RI berkomitmen menyalurkan bantuan untuk budidaya dan penanganan pasca panen.

Kemudian bantuan dana kredit usaha rakyat (KUR) di Provinsi Lampung hingga saat ini berjalan optimal, yakni Rp 1,2 triliun atau peringkat 4 terbesar di Indonesia. “Kabupaten Lampung Selatan merupakan kabupaten penyuplai bahan pokok terutama beras dan jagung untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi wilayah Lampung,  bahkan di luar daerah sehingga kami terus menurunkan berbagai bantuan atau kemudahan untuk petani,” ujarnya.

Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto, mengapresiasi kunjungan Komisi IV DPR RI bersama Kementan RI yang telah menaruh perhatian khusus pada peningkatan produksi jagung wilayahnya. Bagi Nanang, kunjungan kerja Komisi IV DPR RI bersama Kementan ini dapat menaikkan semangat petani Lampung Selatan untuk terus menopang kebutuhan jagung secara nasional. “Harapan kami tentunya, bantuan tidak berhenti sampai hari ini, hari-hari yang akan datang juga dapat terus dikucurkan untuk kesejahteraan masyarakat Lampung Selatan,” ucapnya.

Sebagai informasi, secara keseluruhan pada tahun 2019, panen jagung Provinsi Lampung di atas lahan seluas 317.833 hektar (ha) dan produksi 2,2 juta ton jagung kering dengan provit mencapai 6,84 ton/ha. Dari seluruh areal pertanian di Provinsi Lampung,  Kabupaten Lampung Selatan  memberikan kontribusi luas tanam jagung untuk periode April – Juni  2020 seluas 50.620 ha. (Agung/Jaya).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.