Komisi 1 DPRD Kota Serang Sebut Pengembang Puri Cempaka Tak Penuhi Panggilan

  • Whatsapp
Komisi I DPRD Kota sidak lahan perumahan Puri Cempaka.
Komisi I DPRD Kota sidak lahan perumahan Puri Cempaka./Dok

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Komisi 1 DPRD Kota Serang, Banten pernah memanggil pengembang Perumahan Puri Cempaka untuk dimintai keterangannya terkait dugaan penyerobotan lahan milik warga. Namun pihak pengembang lebih memilih absen, sehingga sampai saat ini dewan belum bisa menyelesaikan dugaan penyerobotan lahan tersebut.

Hal itu dikatakan Anggota Komisi I DPRD Kota Serang, Mukhtar Anam Effendi kepada Redaksi24.com, di Gedung DPRD Kota Serang, Kamis (13/2/2020). Pernyataan Politisi PKS itu juga terkait laporan warga yang merasa lahannya diserobot pengembang Perumahan Puri Cempaka.

Bacaan Lainnya

Mukhtar Anam Effendi mengaku sangat menyayangkan ketidakhadiran pihak pengembang ketika dilakukan pemanggilan untuk dimintai klarifikasi atas dugaan penyerobotan lahan milik warga. Padahal pemanggilan itu, kata dia, dilakukan untuk meluruskan duduk perkara yang sebenarnya.

“Ini kan ada aduan dari masyarakat, yang merasa tanahnya diserobot oleh pengembang. Kami panggil warga yang bersangkutan beserta jajaran kelurahannya, serta pengembangnya,” kata Anam.

BACA JUGA:

Lahannya Diurug, Warga Panancangan Laporkan PT Puri Cempaka ke DPRD Kota Serang

. Pengembang Perumahan Puri Cempaka Serang Klaim Taat Aturan

Mantan aktivis pergerakan itu melanjutkan, meski tidak dihadiri pengembang, namun dari hasil pemanggilan itu pihaknya sudah mendapatkan beberapa penjelasan. Sebagai perwakilan rakyat, dia mengakui, pihaknya harus menelusuri permasalahan kepada semua pihak terkait, agar informasi yang diperoleh menjadi komperhenshif dan tidak berat sebelah.

“Kami akan jadwalkan ulang pemanggilan kepada pihak pengembang, mudah-mudahan pada panggilan kedua ini mereka mau datang. Termasuk nanti kami juga akan memanggil pihak BPN (Badan Pertanahan Nasional) Kota Serang,” katanya.

Disinggung perkara sengketa kepemilikan lahan itu kini sedang ditangani Polda Banten, Anam mengaku pihaknya belum sejauh itu dalam menyikapi adanya aduan warga. Jika ada dugaan pemalsuan dokumen kepemilikan tanah, menurut dia, pihaknya harus melakukan pendalaman terlebih dahulu.
“Itu kan hanya spekulasi sepihak, yang fakta hukumnya belum ada. Lihat fakta hukumnya aja nanti,” tutup Anam.

Sementara itu, pihak pengembang yang diwakili Penanggungjawab Divisi Infrastruktur Proyek Perumahan Puri Cempaka Serang, Reynaldi ST melalui surat elektroniknya ke Redaksi24.com, Kamis (13/2/2020) malam, mengaku tidak pernah menerima undangan dari Komisi 1 DPRD Kota Serang.

“Mengenai undangan dapat dipastikan kami tidak menerima undangan yang dimaksud, Karena apabila ada undangan, terlebih dari DPRD, sudah pasti kami akan menghadiri dengan senang hati undangan tersebut,” tulis Reynaldi dalam surat elektroniknya.

Karena, lanjut Reynaldi dalam surat elektorniknya, jelas dimana ada wadah untuk menyelesaikan permasalahan. Pihaknya juga akan lebih dapat secara detail menyampaikan kebenaran dalam permasalahan dugaan penyerobotan lahan yang saat ini sudah sampai ke ranah hukum.

“Apabila ada undangan bisa dilihat dan dikroscek dari log book dewan, apakah ada tanda penerima undangan dari PT Puri Cempaka?” sarannya lagi.

Sebelumnya, warga yang mengaku ahli waris melaporkan dugaan penyerobotan lahan yang dilakukan pengembang perumahan Puri Cempaka ke DPRD Kota Serang. Menyusul laporan warga itu, Komisi 1 DPRD Kota Serang menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi proyek pembangunan Perumahan Puri Cempaka pada Kamis (15/12/2019).

Ketua Komisi 1 DPRD Kota Serang, Bambang Janoko mengungkapkan, dewan menggelar Sidak guna memastikan lahan dan lokasi rencana pembangunan Perumahan Puri Cempaka yang dilaporkan telah menyerobot lahan milik warga setempat.
“Kami sudah tahu, sudah jelas lahannya, yang ini 3500, yang itu 4500 (meter persegi),” ungkapnya di lokasi lahan. Bambang juga berjanji akan memanggil pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan sengketa lahan tersebut.(Adi/Difa/Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.