Klarifikasi PLN UP3 Banten Selatan Terkait Pemberitaan Dugaan Penggelapan Uang Rekening Pelanggan

  • Whatsapp
Ilustrasi

Rangkasbitung (25/06/2020) – Terkait dengan berita di media elektronik redaksi24.com tanggal 11 dan 12 Juni 2020 perihal penggelapan uang rekening listrik yang dibayarkan oleh masyarakat melalui Payment Point Online Bank (PPOB) Windi di Rangkasbitung maka bersama ini dapat diberikan keterangan agar lebih jelas sebagai berikut :

  1. Sebagaimana yg diberitakan memang terjadi kasus penggelapan uang pembayaran rekening listrik yang dibayarkan oleh masyarakat Rangkasbitung melalui PPOB Windi sekitar lebih kurang 80 orang pelanggan yang melapor ke PT PLN (Persero) ULP Rangkasbitung dan juga beberapa melapor ke kantor PT. Arindo Pratama selaku mitra Mananajemen Billing PLN UP3 Banten Selatan.
  2. Pelanggan yang melapor ke PLN telah diberikan penjelasan sebagai berikut :
  3. Bahwa PT PLN (Persero) tidak menerima pembayaran secara cash untuk itu para pelanggannya untuk membayar rekening listrik diarahkan membayar ke PPOB yang resmi bekerja sama dengan PT PLN (Persero); melalui Bank bisa ATM, eBanking maupun mBangking juga melalui tempat-tempat yang terpercaya seperti indomart, alfamart dan lainnya.
  4. Bahwa PPOB Windi ini statusnya tidak bekerja sama dengan PT PLN melainkan dengan perbankan yang melayani pembayaran secara online dengan memanfaatkan fasilitas perbankan untuk bermacam-macam tagihan mulai dari PLN, telepon, pulsa, internet, dll
  5. Bagi pelanggan dapat meminta keadilan melalui proses hukum di kepolisian atau langsung ke rumah pemilik PPOB Windi

Kemudian untuk mengurangi permasalahan tunggakan yang akan terjadi maka PT PLN (Persero) PLN UP3 Banten Selatan dan ULP Rangkasbitung mencarikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi pelanggan – pelanggan korban PPOB Windy ini dengan bantuan mitra Manajemen Billing yaitu PT. Arindo untuk berkomunikasi dengan pemilik PPOB Windy serta meminta pertanggungjawabannya. 

Bacaan Lainnya

Hasil dari komunikasinya pihak pemilik PPOB Windy,  meminta waktu untuk menyelesaikan paling lambat tanggal 20 Juni 2020 dan alternatif lain ditawarkan apabila pemilik PPOB Windy tidak dapat menyelesaikan seperti yang dijanjikan, maka disepakati menyerahkan sertifikat tanah sebagai jaminan kepada PT Arindo, dengan jaminan itu maka PT. Arindo telah melunasi seluruh tagihan listrik pelanggan yang digelapkan oleh PPOB Windi. 

Saat dilakukan pelunasan oleh PT Arindo pada tanggal 20 Juni 2020 ternyata ada beberapa pelanggan yang menjadi korban telah membayar listrik sehingga dengan ini PT Arindo menghubungi pelanggan tersebut dan akan dikembalikan, ada yang menerima pengembalian ada juga yang menyampaikan bahwa uangnya tersebut untuk membayar rekening listrik bulan juli, lebih atau kurang nantinya akan dihubungi kembali oleh PT. Arindo kepada pelanggan tersebut. 

Demikian klarifikasi yang dapat disampaikan oleh PT PLN (Persero) UP3 Banten Selatan, jelas ini murni karena tindakan yang tidak bertanggung jawab oleh oknum PPOB yang tidak ada kerja samanya dengan PLN. Selanjutnya untuk menghindari hal ini terulang maka pihak PT PLN (Persero) UP3 Banten Selatan dan unit-unitnya akan terus mensosialisasikan lembaga keuangan PPOB yang terpercaya seperti Bank dengan segala fasilitasnya, PPOB yang bekerja sama langsung dengan PLN, Indomart dan Alfamart yang jaringannya sudah sampai ke pelosok.

Sumarsono

MUP3 Banten Selatan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.