Kisah Pasien Sembuh Covid-19 Yang Sempat Dicuekin Rumah Sakit

  • Whatsapp
Pasien yang sembuh dari Covid-19.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Sempat tak percaya, itulah yang dirasakan oleh AD (37) saat ia dinyatakan positif terjangkit virus corona berdasarkan tes swab yang dijalaninya di sebuah rumah sakit swasta di Karawaci Tangerang, Banten. Sebelumnya, AD mengaku mengalami sakit flu dan demam hingga berinisiatif untuk memeriksakan diri ke dokter. 

Belum yakin dengan hasil tersebut AD mencoba untuk melakukan tes swab kembali di rumah sakit yang berbeda. Diantar oleh keluarganya ia mendatangi salah satu rumah sakit negeri di Tangerang. Sayangnya, karena jumlah pasien saat itu sedang membludak ia tidak mendapatkan penanganan medis apapun meski sudah menunggu selama hampir empat jam. 

Bacaan Lainnya

Karena kondisinya yang terus melemah keluarga lalu membawanya ke rumah sakit swasta ternama di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang. Untuk lebih memastikan apakah benar ia terpapar Covid-19, AD kembali menjalani tes swab. Namun, lagi-lagi hasilnya tak sesuai harapan saat dokter menyatakan dirinya positif Covid-19. 

“Saya sempat nggak percaya, dalam hati saya bertanya-tanya kapan dan di mana saya bisa tertular virus corona,” ujar AD kepada Redaksi24.com, Sabtu (21/11/2020). 

BACA JUGA: Enam Pasien Covid-19 Yang Dinyatakan Sembuh di Cilegon Harus Jalani Isolasi Mandiri

AD yang positif Covid-19 itu pun langsung diisolasi untuk menjalani perawatan. Bahkan di minggu pertama masa karantina ia sempat tak sadarkan diri selama 4 hari. “Sempat nggak sadar. Sudah nggak ingat apa-apa. Keluarga sudah pasrah juga waktu itu,” tuturnya.

Namun, Tuhan berkehendak lain, setelah siuman AD mengaku seperti mendapat kekuatan untuk bertahan dari virus mematikan yang bersarang di tubuhnya. Meski begitu, menurut dia menjalani isolasi selama 33 hari bukanlah hal yang mudah baginya. Agar tidak stres AD memiliki tips yakni menghindari bacaan artikel yang memuat berita tentang Covid-19. 

“Selain makan obat sesuai aturan dokter, jangan kebanyakan baca artikel atau nonton berita tentang Covid-19 nanti malah stress dan jadi sakit karena sugesti,” kata AD 

Selain itu, untuk menjaga kekebalan tubuhnya setiap hari ia rutin berolahraga dan berjemur pagi antara jam 8.30 sampai 10.00 Wib. Meski hasil swab ke 3 hingga ke 5 masih positif Covid-19 ia tak pernah putus asa untuk bisa sembuh. 

BACA JUGA: Ada Hikmah Dibalik Covid-19 Dialami Perawat Pertama Yang Sembuh Dari Virus Ganas Itu

Keyakinan AD untuk bisa sembuh itu pun akhirnya terkabul saat dokter menyatakan jika hasil swab ke 6 dan ke 7 nya negatif Covid-19. AD yang kini sudah bisa bekerja kembali di salah satu perkantoran pemerintahan di Kabupaten Tangerang itu juga berpesan kepada sesama penyintas survivor Covid-19 bahwa terjangkit virus corona bukanlah akhir dari segalanya. 

“Anggap ini qodarullah ya, berdoa, anggap sebagai teguran, jangan dibikin kesel karena semua dari Allah,” tukasnya (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.