Khawatir Tak Bisa Memenuhi Kebutuhan Hidup, Pegawai TGR Keberatan Jika Tempat Bekerjanya Ditutup

  • Whatsapp
Tangerang Golf Residence

KABUPATEN TANGERANG,REDAKSI24.COM–Para pegawai Tangerang Golf Residence (TGR), mengaku bingung jika tempat kerjanya ditutup total terkait adanya  surat edaran dari Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar terkait mewabahnya Covid-19 atau virus Corona. Menurut mereka dengan hanya beroperasinal selama 4 hari saja dalam semingu,  dampaknya bagi pemenuhun kebutuhan hidup mereka yang rata-rata merupakan pekerja harian sebagai petugas kebersihan sudah sangat terasa.

“Saya harap jangan ditutup, gimana saya dan keluarga makan, Karena cuma saya yang bekerja dikeluarga,” ujar Ipol (60) janda beranak 3 ini warga Tapos.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA:

Warga Desa Tapos Datangi Kantor Desa, Minta Tigaraksa Golf & Residence Tidak Ditutup

BKPSDM Kabupaten Tangerang Janji Tindak Lanjuti ASN Yang Diduga Pesta Miras Saat Social Distancing

Ipol mengaku, dengan hanya bekerja 4 hari pendapatannya jauh berkurang. Dengan berkerja selama 4 hari saja, dirinya kini hanya mendapatkan penghasilan Rp260 ribu setiap minggunya. Jika ditutup  maka tentunya dirinya tak memiliki penghasilan lagi karena usianya yang sudah tua sulit untuk mencari penghasilan lainnya.

“Kalau pemeritah memberikan uang buat memenui kebutuhan sih nga apa-apa. Tapi kalo ngga ada gimana kamhidup,” jelasnya.

Hal yang sama juga diungkakan Sukarsih (50) petugas kebersihan lainnya di TGR. Menurut Sukarsih dirinya memang mendengar tentang adanya wabah Corona dan merasa sedikit khawatir. Namun menurut Sukarsih jika tidak bekerja dan hanya berdiam diri tentunya dirinya tidak akan mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup beserta 3 orang anaknya.

“Kami tidak terlalu khawatir. Yang penting saya menjaga kebersihan. Terlebih perusahaan juga sudah memiliki peraturan yang ketat dalam mengntisipasi peredaran Corona,” jelas warga Desa Tapos ini.

Sebelumnya Kades Tapos Khaerudin mengatakan menanggapi permintaan warganya untuk tidak menutup total TGR, Khaerudin mengaku menyerahkan semuanya kepada masyarakat dan pihak manajemen TGR. Kata dia, apabila pihak perusahaan bisa memanajemen dan mengantisipasi wabah virus Corona pihaknya mempersilahkan untuk beroperasi.

“Kalau saya hanya menjalankan perintah tugas sesuai undang undang. Kalau itu tetap dibuka silahkan, saya kembalikan kepada masyarakat,” katanya

Meski demikian jika tetap ingin beroperasi, ia menghimbau kepada pihak Perusahaan bisa melakukan langkah antisipasi penyebaran Covid-19, diantaranya dengan rutin melakukan penyemprotan disinfektan atau himbauan kepada karyawan dan member golf untuk selalu menjaga jarak (Sosial Distancing).

“Saya rasa perusahaan juga tidak mungkin dia membuka tapi tidak bertanggung jawab untuk mengantisipasi virus itu. Saya kembalikan lagi kepada masyarakat,” tandasnya

Sementara itu Pengawas Pusat TGR Suyudi menjelaskan pihaknya tidak berniat untuk mengabaikan surat Bupati Tangerang yang meminta aktifitas di TGR dihentikan sementara. Namun dari hasil rapat dengan aparat desa Tapos, tokoh-tokoh masyarat desa Tapos, karena banyaknya jumlah pegawai yang menggantungkan hidupnya di TGR, akhirnya mengambil kesepakatan untuk tetap buka walaupun dibatasi.

“Untuk sementara kami hanya buka Kamis sampai Minggu. Senin sampai dengan Rabu libur. Sehingga pegawai kami yang berjumlah 400 orang masih tetap mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya,” jelasnya Suyudi seraya mengatakan hampir 90 persen pegawai yang bekerja di TGR merupakan warga asli Tapos dan beberapa desa di sekitarnya.

Dalam kesempatan itu Suyudi juga menjelaskan selain pihaknya telah membelakukan SOP yang ketat untuk mencegah peredaran virus Corona.  mayarakat juga diminta tidak terlalu khawatir    walau pun yang bermain golf ditempatnya tempatnya kebanyakan warga negara asing (WNA). Pasalnya selain mereka sudah lama menetap di Indonesia dan tidak melakukan perjaalanan keluar negeri.

“Mereka justru akan komplain jika SOP pencegahan Corona tidak dijalankan dengan bena. karena tujuan mereka golf adalah untuk menjaga kesehatannya,” jelas Suyudi.(Ricky/Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.