Ketua OSIS MA dan MTs Syekh Manshur Pandeglang Dipilih Melalui Pemilu

oleh -
osis
Pemilihan Ketua Osis MA dan MTs Syekh Manshur Kalahang Pandeglang digelar dengan sistem pemilu.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Pemilihan Ketua OSIS di Sekolah Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsnawiyah (MTs) Syekh Manshur di Kampung Kalahang, Desa Kadudodol, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Banten, dilakukan secara bersamaan melalui pesta demokrasi Pemilu. Cara itu dilakukan agar para siswa mengenal sistem demokrasi tersebut.

Pantauan di lokasi, pemilihan Ketua OSIS yang dilakukan secara bersamaan, baik di tingkat Madrasah Aliyah (setara SLTA) dan MTS (setara SLTP). Pra pemilihan OSIS, pihak sekolah itupun membentuk panitia pemilihan layaknya Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang disebut Komisi Pemilihan Osis (KPO).

Tujuannya, selain memberikan pengenalan sistem demokrasi terbukan kepada para siswa, juga supaya terselenggaranya pesta demokrasi yang Luber. Dalam persiapannya, dilakukan seperti dengan Pemilu serentak. Karena dari mulai pendataan DPT (Daftar Pemilih Tetap) sampai alat peraga pemilihan seperti kertas suara, tinta, bilik suara, dan kotak suara telah disediakan.

BACA JUGA:

. PK PMII Unma Pandeglang Cetak Kader Militan

. Irna Promosikan Pangan Khas Pandeglang di Kendari

. Kementerian PPPA Bangun Pondok Pesantren Ramah Anak di Pandeglang

Sebelum pelaksanaan pencoblosan, para calon, baik itu dari tingkat MA maupun MTs diwajibkan melakukan kampanye terlebih dahulu ke setiap kelas, kantor dewan guru, hingga kantin. Selain itu, pada hari pencobolsan semua calon harus menyampailan visi dan misi terlebih dahulu secara terbuka di hadapan seluruh siswa dan dewan Guru. Setelah itu, baru dilakukan pencoblosan.

Ketua KPO MA dan MTs Syekh Manshur Kalahang, Ubaidillah mengatakan, dalam pesta demokrasi serentak yang diselenggarakannya itu mengacu pada pelaksanaan Pemilu yang diselenggarakan Negara.

“Sengaja pemilihan Ketua OSIS ini kami lakukan seperti Pemilu. Kebetulan sekolah kami satu atap dengan MTs, jadi bisa dilaksanakan serentak. Alhamdulillah kegiatan ini terlaksana dengan baik,” ungkapnya, Senin (4/11/2019).

Dikatakannya, jumlah DPT khusus MA sebanyak 196 pemilih terdiri dari siswa-siswi 158 pemilih, Guru 30 pemilih, penjaga kantin 2 pemilih, staf TU 5 pemilih dan pesuruh 1 pemilih. Adapun DPT MTs  berjumlah 186 pemilih, terdiri dari siswa-siswi 158 pemilih, dewan guru 26 pemilih dan penjaga kantin 2 pemilih.

“Dalam pemilihan ini sengaja kami libatkan semuanya baik itu siswa, guru, staf TU penjaga kantin hingga pesuruh. Karena kami menganggap semuanya warga sekolah yang memiliki hak suara,” katanya.

Dalam pemilihan OSIS itu kata dia, untuk tingkat MA diikuti dua pasangan calon, diantaranya calon Nomor urut 1, Aji Dwi Cahya dan Annisa Virgi, dan Nomor urut 2 Lita Yulianti dan Noor Yuliza. Adapun calon dari tingkat MTS juga ada dua pasangan calon, yaitu Nomor urut 1 Nurjanah dan Sakilah, dan nomor urut 2 Regita Sulistiawati dan Anisa Pratiwi.

“Meski dilakukan serentak, tetapi pemilihnya masing-masing DPT. Jadi DPT MA khusus memilih calon MA, dan DPT MTs memilih calon MTs,” tuturnya.

Diakuinya, dari MA hasil Pemilu itu telah dimenangkan pasangan nomor urut 1 dengan jumlah suara yang dikantongi sebanyak 107 suara. Sedangkan nomor urut 2 hanya mendapatkan 80 suara. Tapi kalau calon dari MTs, telah dimenangkan calon pasangan nomor urut 2 dengan jumlah suara yang diraih 91 suara, sedangkan nomor urut 1 hanya meraih 67 suara. “Alhamdulillah, proses pecoblosan berjalan lancar hingga berhasil menghasilkan Ketua dan Wakil Ketua Osis baik dari MA maupun MTs,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala MA Syekh Manshur Kalahang, Sri Yulyastuti mengatakan, proses pemilihan OSIS yang diselenggarakan oleh para siswanya itu bagian dari pendidikan demokrasi untuk bekal kelak pada saat mereka dewasa.

“Sebetulnya, kami memberikan pendidikan ini sudah berjalan selama tiga tahun berturut-turut. Pendidikan berorganisasi terus kami pacu, karena sangat penting untuk bekal mereka pada saat dewasa nanti,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *