Ketua Majelis Hakim Terpapar COVID-19, Sidang Mafia Tanah di Pinang Tangerang Kembali Ditunda

oleh -
Ketua Majelis Hakim Terpapar COVID-19, Sidang Mafia Tanah di Pinang Tangerang Kembali Ditunda 
Sejumlah warga Pinang Kota Tangerang membentangkan spandk di depan PN Tangerang/Ist.

TANGERANG,REDAKSI24.COM– Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tangerang kembali menunda sidang lanjutan atas dugaan mafia tanah seluas 45 hektar di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Senin (5/7/2021). Sidang dengan agenda pembacaan putusan sela atas eksepsi yang sebelumnya ditolak oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) tersebut, terpaksa ditunda karena Ketua Majelis Hakim Nelson Panjaitan dikabarkan terpapar virus COVID-19. 

“Untuk disampaikan kepada terdakwa dan penuntut umum bahwa ketua majlis Nelson Panjaitan sedang isolasi karena terpapar. Dan pak Hary Susanto sudah pindah,” ungkap salh satu mejelis hakim, Senin (5/7/2021). 

BACA JUGA: JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Kasus Mafia Tanah di Pinang Tangerang

Dengan keputusan tersebut, kedua orang terdakwa DM (48) dan MCP (61) yang dihadirkan melalui online ini, oleh pihak majelis hakim diminta untuk kembali ke rumah tahanan.

BACA JUGA: Pengamat: Penanganan Mafia Tanah Jangan hanya Sekedar Lip Service!

Sementara itu perwakilan warga H. Minarto mengaku kecewa dengan kembali terjadinya penundaan sidang. Namun begitu karena alasan hakim yang memimpin sidang terkena COVID-19 dan harus diisolasi membuat dirinya harus menerima keputusan tersebut.

BACA JUGA: Polres Metro Tangerang Kota Tangkap 2 Mafia Tanah Yang Ingin Kuasai 45 Hektar Lahan di Alam Sutera

“Ya mau bagaimana lagi. Ketua Majelis Hakim terkena COVID-19 dan sedang menjalani isolasi,” ujarnya kepada Redaksi24.com 

Namun begitu H. Minarto berharap  pekan depan persidangan kembali dapat dilanjutkan mengingat sidang atas kasus tanah yang menimpa dirinya dan beberapa warga lainnya sudah tertunda cukup lama. 

“Ya karena ini sudah terlalu lama juga. Kita berharap keadilan bisa segera diterapkan,”ujarnya.

Sementara itu dari pantauan di lokasi, puluhan warga yang mengikuti sidang terlihat membentangkan spanduk di depan PN Tangerang. Spanduk tersebut mereka bentangkan  sebagai bentuk kekecewaan kepada penegak hukum yang dinilai lamban dalam penanganan.(Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.