Ketua DPP PDI Perjuangan Tugaskan Seluruh Kader Turun Ke Desa

oleh -
ketua dpp pdi perjuangan djarot saiful hidayat
Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat saat memberikan materi pada diskusi kebangsaan dan kursus Pancasila, bertempat di Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, Tangerang, Banten, Sabtu (29/5/2021).

TANGERANG, BANTEN, REDAKSI24.COM–Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mengatakan, dalam peringatan Bulan Bung Karno partainya menugaskan seluruh kader agar turun ke desa untuk memetakan program-program yang dibutuhkan oleh masyarakat desa.

“Kita ini arahnya ke desa ini. PDI Perjuangan sekarang lagi fokus untuk semuanya dikerahkan, diarahkan untuk membangun desa supaya maju. Karena kalau desa maju, Indonesia akan kuat dan berdaulat,” kata Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat, usai acara doa bersama untuk keselamatan bangsa, kursus Pancasila dan Pentas Seni Budaya, dalam rangkaian peringatan Bulan Bung Karno, bertempat di Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, Tangerang, Banten, Sabtu (29/5/2021).

Menurut Djarot, seluruh kader PDI Perjuangan dikerahkan ke desa untuk mengetahui kendala-kendala, dan menjaring informasi kebutuhan desa, serta mengetahui potensi dan peluang di desa.

“Jadi, kader kita tugaskan ke desa untuk menginventarisasi dan mengidentifikasi apa potensi-potensinya, apa peluang peluangnaya, dan bagaimana solusinya,” ujarnya.

Seperti di Banten ini, imbuh Djarot, infrastruktur di desa-desa masih kurang, padahal Banten sebetulnya punya potensi besar yang harus dimaksimalkan karena penyangga ibu kota negara.

Oleh karena itu, DPP PDI Perjuangan meminta kepada kader yang ada di DPRD provinsi dan kabupaten/kota di Banten untuk perduli, mencermati, menangkap, dan menyerap aspirasi kebutuhan mendesak masyarakat di wilayah masing-masing.

“Agar bisa diperjuangkan masuk dalam program prioritas pembangunan daerah. Kemudian mensinergikan potensi-potensi desa itu, sehingga program-program yang dibutuhkan betul oleh masayarakat desa sesuai dengan program pemerintah,” imbuhnya.

Djarot Saiful Hidayat melanjutkan, selama Bulan Bung Karno ini, perintah turun ke desa bagi kader PDI perjuangan berlaku untuk semua, mulai dari ranting, PAC, DPC, DPD, terutama anggota fraksi.

“Seluruh kader turun ke desa, agar dipetakan secara benar. Sehingga program-program yang dibutuhkan betul oleh masayarakat desa sesuai dengan program pemerintah,” ucapnya.

 

Aktualisasi ajaran Bung Karno

Sementara itu, inisiator Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, Ananta Wahana mengatakan, bahwa bulan Juni sangat penting bagi bangsa Indonesia.

Sebab, pada 6 Juni 1901 merupakan hari lahir Presiden Pertama Soekarno. Kemudian pada 1 Juni 1945, Bung Karno dan para pendiri bangsa melahirkan Pancasila. Pada 21 Juni 1970, Bung Karno wafat.

“Kegiatan diskusi kebangsaan dan kursus Pancasila ini, rangkaian peringatan Bulan Bung Karno yang rutin setiap tahun diadakan,” kata Ananta Wahana.

Anggota Komisi VI DPR RI itu menyebut, peringatan Bulan Bung Karno juga sebagai upaya untuk mengaktualisasikan kembali ajaran-ajaran Bung Karno terutama kepada generasi milenial.

“Ada keperihatinan banyak generasi muda, generasi milenial kita, itu kan sudah tidak terlalu banyak tahu tentang Bung Karno, kemudian Pancasila. Nah, ini akan kita adakan penulisan tentang Bung Karno dengan harapan generasi muda bisa lebih tahu Bung Karno,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu menyatakan, untuk bangkit dari keterpurukan akibat dampak pandemi, maka ajaran Bung Karno tentang gotong royong merupakan jalan yang harus ditempuh bangsa ini.

“Yakin lah, dengan gotong royong bangsa ini mampu bangkit dari segala kesusahan akibat dampak pandemi. Pandemi bukan saja berakibat krisisi kesehatan, tapi dampaknya sudah kemana-mana, semua sektor kena,” imbuh Anggota DPR RI dari Dapil Tangerang Raya itu.

Karena itu, lanjut Ananta, gotong royong juga menjadi spirit bangsa untuk bangkit dari keterpurukan, dan ajaran Bung Karno itu harus terus diaktualisasikan dan diajarkan kepada generasi penerus bangsa, agar mereka semakin memahami jati diri bangsanya.(ejp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.