Kesulitan Alat, Penumpang Terminal Pakupatan Kota Serang Tidak Dicek Suhu Tubuh

  • Whatsapp
terminal pakupatan
Temrinal Pakupatan Kota Serang, Banten.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Petugas Terminal Tipe A Pakupatan, Kota Serang, Banten mengeluhkan belum adanya alat pengecekan suhu tubuh bagi penumpang angkutan umum yang datang dan keluar terminal. Pengecekan suhu tubuh penting untuk mengantisipasi penyebaran corona virus disease atau covid-19.

Dengan begitu, para penumpang yang masuk dan keluar Terminal Pakupatan tidak dilakukan pengecekan suhu tubuh. Selain tidak ada alat pengecekan juga karena sulit mendapatkan alatnya. Padahal pengelola Terminal Pakutan sudah mengajukan permintaan alat kepada pihak terkait. Namun hingga kini belum ada respon.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah minta kepada Dinkes, PMI, cuma sampai sekarang belum dapat,” kata Petugas Terminal Pakupatan, Twondo kepada wartawan saat ditemui di ruangannya di Kota Serang, Rabu (15/4/2020).

Menurut Twondo, pihaknya hanya melakukan penyemprotan bus yang datang dan keluar terminal. Belum sampai melakukan pengecekan suhu tubuh pada penumpang, karena pihaknya belum memiliki alatnya.

Menurut Twondo, saat ini banyak penumpang yang datang dari Jakarta,  Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi, menuju ke Kabupaten Lebak khususnya Malingping dan menuju Kabupaten Pandeglang khususnya Labuan.

BACA JUGA:

. Pemkot Serang Siapkan Sarana Informasi Publik Terkait Bahaya Covid-19

. Tolak Pansus Covid-19, DPRD Kota Serang Kuatkan Fungsi Pengawasan

. Hadapi Pandemi Covid-19, Stok Beras di Kota Serang Cukup untuk 3 Bulan

Meski demikian, sambung Twondo, belum ada peningkatan penumoang secara signifikan di Terminal Pakupatan. Hanya saja, kata dia, penumpang yang biasa pergi pulang ke Jabaodetabek-Serang.

“Jadi kami belum tahu penumpang yang mudik atau bukan,” sambungnya.

Selain itu, sekarang ini untuk penumpang ada pembatasan, maksimalnya 50 persen dari kapasitas bus. Twondo mengaku pihaknya kesulitan memprediksi pengguna kendaraan pribadi dan sepeda motor.

“Pemudik sepeda motor sekarang juga sudah mulai ramai di jalan,” tandasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.