Kesan Inspiratif Mahasiswa Banten Selama Mengabdi di NTT

oleh -
Mahasiswa Banten
Mahasiswa UIN SMH Banten baru saja selesai melaksanakan KKN di NTT.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Satu bulan penuh mahasiswa asal Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, Kota Serang, Banten menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara di Kelurahan Sulamu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Para mahasiswa asal UIN SMH Banten yang melaksanakan KKN Nusantara tersebut menutup acara program KKN Nusantara di Kelurahan Sulamu dengan berbagai kegiatan, diantaranya menggelar jalan sehat dengan warga sekitar.

Salah satu peserta dalam program KKN Nusantara Mahasiswa UIN SMH Banten, Fakultas Syariah Jurusan Hukum Tata Negara (HTN), Waode mengatakan, kegiatan jalan sehat bukan semata untuk kebugaran tubuh, tapi untuk menjalin kerukunan dan solidaritas antar warga yang sebelumnya hidup terkotak-kotak wilayah dan suku.

“Terbukti dengan berkumpulnya masyarakat dari berbagai wilayah di Kelurahan Sulamu, baik Sulamu Atas, Sulamu Pantai, maupun Kampung Bajo,” katanya kepada Redaksi24.com melalui sambungan telepon, Jum’at (21/2/2020).

Jalan santai tersebut, kata Waode, mencapai 300 peserta yang terdiri dari siswa-siswi dari berbagai latar belakang pendidikan, diantaranya PAUD, SD, SMP, SMA, elemen pemerintahan, serta warga Kelurahan Sulamu.

Lanjut Waode, tidak hanya jalan sehat, kegiatan ini pun dikolaborasikan dengan beberapa kegiatan seperti pemungutan sampah selama jalan sehat, pembagian doorprize, serta penampilan hiburan.

“Bahkan kegiatan hiburan dalam acara ini pun menjadi ajang unjuk gigi bagi sekolah yang ada di Kelurahan Sulamu. Setiap sekolah menampilkan tariannya masing-masing,” imbuhnya.

Menurut Waode, agenda dalam penutupan kegiatan program KKN Nusantara di Kelurahan Sulamu, NTT tidak pernah ditemukan suasana mengharukan dalam hidupnya. “Saya tidak pernah menemukan suasana kekeluargaan seperti ini, kemana pun kami pergi, kami selalu saling menyapa,” katanya.

Suatu ketika, kata dia, mahasiswa lupa tidak menyapa, anak-anak yang hendak ke sekolah. Anak-anak itu dengan riang menyapa “Ibu!” kepada para mahasiswi yan melaksanakan KKN. “Sungguh saya malu namun sangat senang dan bangga bisa ditempatkan di Kelurahan Sulamu,” ungkap Waode menyampaikan kesan yang dialaminya selama di NTT.

BACA JUGA:

. Persatuan Mahasiswa Banten Tolak Omnibus Law RUU Cilaka

. Mahasiswa Banten Tuntut Audit  BPJS Kesehatan

. Mahasiswa Sebut Edi Ariadi Gagal Pimpin Kota Cilegon

Dia juga menyampaikan terima kasih atas penyambutan yang sangat luar biasa dari masyarakat Kelurahan Sulamu, NTT kepada para mahasiswa. “Juga memohon maaf karena masih banyak kekurangan serta kesalahan yang kami lakukan selama menjalani KKN,” ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan Muhammad Tauhidurochim yang juga mahasiswa peserta dalam program KKN UIN SMH Banten di Kelurahan Sulamu NTT. Dia mewakili seluruh mahasiswa KKN, meminta maaf baik dari tutur kata maupun sikap selama menjalani tugas di NTT.

“Mohon maaf belum maksimal dalam menjalankan program. Kami harap program yang telah dijalankan Mahasiswa KKN bisa terus berlanjut,” tandasnya.(Adi/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.