Keren, Kampung Tangguh Jaya di Tangerang Ini Sukses Tekan Angka Pasien dan Dampak Pandemi COVID-19

oleh -
Kampung angguh Jaya Kelapa Dua

KABUPATEN TANGERANG,REDAKSI24.COM– Kampung Tangguh Jaya Kelapa Dua yang terletak di RW 10, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang dinilai sukses dalam mengatasi masalah yang timbul akibat pandemi COVID-19. Selain mampu menekan jumlah masyarakat yang menjadi pasien COVD-19, Kampung Tangguh Jaya Kelapa Dua juga mampu mengatasi dampak sosial dan ekonomi akibat pandemi COVID-19.

“Alhamdulillah saat ini jumlah pasien terus menurun dengan keberadaan Kampung Tangguh Jaya ini. Diana dari awalnya terdapat hingga lebih dari 25 masyarakat yang positif COVID-19 kini hanya tinggal 3 pasien saja. Mudah-mudahan segera sembuh dan tidak ada lagi masyarakat yang terpapar COVID-19,” ujar Lurah Bojong Nangka Dani Herdani kepada Redaksi24.com, Selasa, (16/3/2021)

Dani memaparkan di Kampung Tangguh Jaya Kelapa Dua juga diperkuat dengan program lima pilar yakni Tangguh Keamanan, Tangguh Kesehatan, Tangguh Edukasi, Tangguh Sosial Ekonomi dan Tangguh Informasi. Hal ini menurut Dani  diwujudkan melalui penyediaan ruang isolasi untuk penderita COVID-19, posko kesehatan, dapur umum, hingga lumbung pangan yang dapat dimanfaatkan secara bersama. 

“Berkat keterlibatan aktif  dari semua pihak mulai dari aparat pemerintahan, kepolisian, TNI dan masyarakat serta dukungan Ibu Camat Kelapa Dua dan Pak Bupati Tangerang, Kampung Tangguh Jaya Kelapa Dua ini bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.

BACA JUGA: Pusat Vaksinasi 3 in 1 Pertama Indonesia Diluncurkan di Kabupaten Tangerang

Camat Kelapa Dua, Prima Saras Puspa menerangkan salah satu yang menonjol dari Kampung Tangguh Jaya Kelapa Dua adalah keberadaan lumbung pangan berupa lahan produktif yang dikelola swadaya oleh masyarakat.  Di lahan seluas 1,8 hektar yang dipinjam dari PT Lippo Karawaci Tbk ini ada 17 Kepala Keluarga yang dibebaskan untuk menanam sayuran, beternak ikan dan ayam. 

“Selain untuk konsumsi sehari-hari di saat penghasilan berkurang akibat pandemi COVID-19, warga lain pun diperbolehkan memanen secara gratis untuk memenuhi kebutuhannya,” jelas Prima yang ditemui usai meninjau lokasi Kampung Tangguh Jaya Kelapa Dua.

Dalam kesempatan itu juga Prima mengapresiasi peran aktif masyarakat, aparat kelurahan, kepolisian dan TNI dalam memutus mata rantai penularan virus COVID-19, melalui pelaksanaan protokol kesehatan ketat dan disiplin di lingkungannya. Terlebih menurt Prima, Kampung Tangguh Jaya Kelapa Dua ini bisa menjadi contoh bagi wilayah lainnya di Indonesia dengan diundang menjadi pembicara untuk memaparkan bagaimana membangun wilayah tangguh dari pandemi COVID-19 dihadapan pejabat-pejabat di wilayah Jawa dan Bali.     

“Pemerintah daerah tentunya memiliki berbagai keterbatasan, tanpa keterlibatan aktif semua pihak tentunya berbagai program untuk memutus mata rantai penularan virus COVID-19 tidak akan berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu Koordinator Masyarakat Pengolah Lahan di Kampung Tangguh Boston menjelaskan keberadaan lahan yang bisa dimanfaatkan untuk lahan pertanian dan peternakan ikan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Dengan keberadaan ilahan ini menurut Boston minimal keluarganya serta masyarakat lainnya tidak perlu lagi membeli di pasar untuk kebutuhan sayuran dan kebutuhan lainnya.

“Disini selama untuk dikonsumsi bukan untuk dijual,  masyarakat diperbolehkan untuk mengambilnya,” jelasnya.

Selain itu menurut Boston dengan digarapnya  lahan ini membuat lingkungan relatif menjadi aman, karena seringnya  beraktivitas di lahan tersebut.

“Tadinya kami sangat khawatir, selain gelap dan dipenuhi belukar sehingga menjadi sarang ular. kini dari segi keamanan pun semakin bagus dengan banyaknya warga yang berkumpul,” jelasnya. (Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.