Kepala BPN Akui Banyak Mafia Tanah Beraksi di Banten

  • Whatsapp
Ketua BPN Kanwil Banten Andi Tenri Abeng bersama Gubernur Banten, Wahidin Halim melepas Balon dalam memperingati HUT Hantaru ke 59.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten, Andi Tenri Abeng menyebutkan, masih banyak mafia tanah beraksi di Banten yang dapat merugikan masyarakat. Untuk memberantasnya, Andi mengatakan, BPN Banten bekerjasama dengan Polda Banten dan Kejati Banten.

“Disinyalir ada banyak mafia tanah sehingga masyarakat banyak yang dirugikan. Tadi sudah bekerja sama. Dengan bertiga ini kami bertekad menuntaskan kasus-kasus yang berindikasi mafia tanah,” kata Andi kepada wartawan usai peringakatan Hari Agraria di Plaza Aspirasi, Kota Serang, Selasa (24/9/2019).

Bacaan Lainnya

BACA JUGA:

. BPN Banten Luncurkan Aplikasi BPHTB Online

. Ratusan Warga Desa Ciburuy Mendapatkan Sertifikat Tanah Gratis

Diungkapkan Andi, untuk saat ini di Banten sendiri pihaknya mengendus ada empat praktek mafia tanah. Keempatnya kini sudah ditetapkan sebagai TO jajaran Polda Banten dan Metro Jaya.

“Di Banten itu TO-nya ada empat, di (wilayah hukum) Polda (Banten) ada tiga TO dan di Polda Metro ada satu TO. Mereka yang menangani,” ungkapnya.

Dijelaskan Andi, adanya indikasi praktik mafia tanah dapat dilihat dari beberapa hal. Paling umum hal itu terjadi jika ada masyarakat yang merasa sudah tak berkutik atas hak tanahnya yang tak bisa dimiliki. Selain itu, modus mafia tanah adalah dengan pemalsuan dokumen pertanahan.

“Kalau mafia tanah tidak tergantung luas sebenarnya, masyarakat merasa dia sudah enggak bisa lagi melawan, saya punya tapi saya enggak bisa miliki. Modusnya rata-rata pemalusan akte,” ungkapnya.

Agar praktik mafia tanah bisa diungkap, lanjut Andi, pihaknya siap untuk memberikan dukungan data yang dibutuhkan oleh pihak kepolisian. Selain itu, BPN juga akan memberikan kontribusi berupa deteksi dokumen pertanahan yang diragukan legalitasnya. (Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.