Kena Tilang Dishub, Sejumlah Sopir Marah-marah

oleh -

REDAKSI24.COM—Petugas Dinas Perhubungan (Dishub)Kabupaten Tangerang kembali menggelar razia truk barang dan kendaraan umum  di persimpangan Lippo Karawaci, Jl.Imam Bonjol, Kabupaten Tangerang Kamis (22/8/2019). Dalam razia tersebut petugas Dishub  dibantu polisi dan TNI

Setiap truk diperiksa surat-surat kelengkapannya. Beberapa sopir marah ketika petugas menemukan surat yang tak lengkap. Dengan mengungkapkan berbagai alasan para sopir tersebut merasa tak melanggar aturan.

“Surat-surat dan SIM nya di pegang boss saya,”  ujar salah seorang sopir yang enggan disebutkan namanya.

Menyikapi itu, petugas berupaya menenangkan. Mereka memberi penjelasan atas pelanggaran yang dilakukannya.

“Surat izin usaha dan izin trayek harus diperpanjang, jika ada yang melanggar dan surat-suratnya mati maka akan ditilang,” ujar .Almiyatun, Koordinator Penertiban Kendaraan Angkutan dan Kendaraan Barang pada Dishub Kabupaten Tangerang.

Almiyatun menjelaskan dalam operasi kedua ini, pihaknya mengamankan  46 kendaraan. Para sopir serta kendaraannya digiring ke Pos Pelaksanaan untuk dilakukan pendataan.

“Pelanggar hari ini di dominasi lebih banyak Yang melanggar KIR dan Trayek yang sudah tidak berlaku atau mati,’ jelasnya.

BACA JUGA :

Langgar Aturan, 51 kendaraan diamakan Dishub Kabupaten Tanggerang

Tegakkan Regulasi, Dishub Gencar Razia Truk Tanah

DPRD Kota Tangerang Akan Evaluasi Dishub

Almiyatun menambahkan dalam razia tersebut Dishub Kabupaten Tangerang tidak hanya melakukan pendataan saja, namun melakukan juga sosialisasi dengan memberitahukan agar KIR dan izin trayek yang mati segera diurus.

Dany Wiradana Kasi Rekayasa dan Penyidik LLAJ Dishub Kabupaten Tangerang menyerukan kepada para pengguna jalan terikait kelengkapan surat-surat wajib dilengkapi dan mentaati rambu-rambu lalu lintas yang sudah terpasang. Karena menurut Deny hal ini dapat menekan angka pelanggaran dan angka kecelakan di wilayah Kabupaten Tangerang.

Sementara itu dalam razia yang bersamaan melakukan tindakan penilangan kepada 8 pemilik kendaraan bermotor. Bahkan dua diantaranya yakni 1 unit moto dan 1unit mobil terpaksa  harus digiring ke Polsek Kelapa Dua karena pemilik kendaraan tidak bisa menunjukan bukti kepemilikan yang sah.

“Unuk sementara kami unit kendaraan kami tahan, jika bisa menunjukan bukti kepemilikan yang sah maka unit bisa kembali diambil,” jelas Kanit Lantas Polsek Kelapa Dua, Iptu Eko Maryadi.

Eko menghimbau kepada masyarakat luas, apabila berpergian jangan lupa untuk surat-surat kelengkapan kendaraan maupun pribadi, jangan sampai berkendara tanpa membawa dokumen sedikitpun, karena jika terjadi sesuatu di lapangan jika memang tidak ada identitas kita akan kesulitan untuk melacaknya.

“Karena sekarang marak kehilangan kendaraan maka jika keluar kemana pun harus dilengkapi dengan surat-surat kendaraan nya seperti STNK, SIM dan lain sebagainya, jadi jika sewaktu-waktu ada pemeriksaan polisi jelas identitas kendaraan,” jelas Eko. (Adam/Hendra)