Kementan Siapkan 15 Calon Varietas Unggul Padi Berprotein Tinggi

  • Whatsapp
Takdir menyatakan Kementan meloloskan 15 calon varietas padi sawah berprotein tinggi sebagai varietas unggul
Direktur Perbenihan Tanaman Pangan Kementan, Takdir Mulyadi, di Jakarta, Sabtu (31/10), menyebutkan, pihaknya menyiapkan 15 calon varietas padi sawah berprotein tinggi untuk direkomendasikan sebagai varitas tanaman pangan unggul.

JAKARTA, REDAKSI24.COM– Direktur PTP (Perbenihan Tanaman Pangan), Takdir Mulyadi, menyatakan, Kementerian Pertanian (Kementan) meloloskan 15 calon varietas padi protein tinggi untuk dilepas sebagai varietas unggul melalui sidang penilaian dan evaluasi.

Salah satu dari calon varietas tersebut adalah padi sawah protein tinggi yang tidak hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat semata, tetapi juga fungsi kesehatan dengan kadar protein tinggi.

Bacaan Lainnya

Direktur PTP Ditjen Tanaman Pangan Kementan Takdir Mulyadi selaku Wakil Ketua Tim Penilai Varietas Tanaman Pangan (TPVTP) menyebutkan, 15 calon yang direkomendasi untuk dilepas sebagai varietas unggul berasal dari  tiga komoditas.

Riciannya yakni  empat calon varietas padi sawah hibrida, delapan jagung hibrida, dan tiga kedelai.

“Setelah terpenuhinya persyaratan pelepasan varietas oleh Lembaga Pemulian, Tim TPVTP segera merekomendasikan untuk diusulkan dilepas dan diterbitkan SK Menteri Pertanian sebagai varietas unggul nasional,” ujar Takdir di Jakarta, Sabtu.

Menurut dia varietas unggul hasil pemuliaan atau introduksi sebelum disebarluaskan ke masyarakat luas, harus dilepas terlebih dahulu oleh Menteri Pertanian.

Dengan pelepasan varietas itu, menurut Takdir, diharapkan calon yang dihasilkan dapat dikembangkan secara luas di masyarakat sehingga dapat mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, terlebih di saat pandemi Covid-19 ini, tren hidup masyarakat sudah bergeser mengarah untuk mengkonsumsi pangan sehat.

Sementara itu Kasubdit Pengembangan Varietas Kementan, Andi Muhammad Saleh, merinci padi protein tinggi ini mencapai 10,72 persen, yang merupakan usulan dari Konsorsium Padi Nasional dan Balai Besar Penelitian Tanaman Padi dengan keunggulan daya hasil tinggi (9,71 GKG ton/Ha).

Kata Saleh, calon ini melebihi Ciherang, serta memiliki stabilitas hasil tinggi, tahan terhadap penyakit Hawar Daun Bakteri (HDB) patotipe IV dan VIII dan Blas ras 033 dan 073. Keunggulan lainnya, tahan rebah.

Sedangkan jagung hibrida yang direkomendasikan adalah calon yang akan diusulkan oleh Balitsereal, PT DuPon Indonesia, PT Makmur Sejahtera Nusantara, PT Syngenta Indonesia, dan PT Premier Seed Indonesia. Kemudian untuk calon varietas kedelai merupakan usulan dari Balitkabi dan BATAN.(Jay De Menes/ANTARA)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.