Kemensos Salurkan Beras Premium Bagi Ribuan PKH di Pandeglang

  • Whatsapp
Dinsos Pandeglang
Penyaluran bantuan beras Kemensos di Dinsos Pandeglang, Rabu (23/9/2020).

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Sebanyak 76.115 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Pandeglang, Banten, mendapatkan Bantuan Sosial Beras (BPS) dari kementerian Sosial (Kemensos).

Bantuan yang disalurkan melalui Dinas Sosial Pandeglang dan Bulog tersebut, salah satu program Jaring Pengaman Sosial (JPS) di tengah pandemi covid-19.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Sosial Pandeglang, Nuriah mengatakan, puluhan ribu KPM akan mendapatkan beras medium totalnya sebanyak 45 Kg dari bulan Agustus, September hingga Oktober. Hari ini kata dia, ada sebanyak 40 ton beras yang didistribusikan kepada para KPM di empat kelurahan di Kecamatan Pandeglang.

“Penyaluran beras  dilakukan Bulog Subdivre Lebak-Pandeglang dan didistribusikan salah satu perusahaan BUMN. Penyaluran beras akan dikawal para pendamping PKH di masing-masing kecamatan,” ungkap Nuriah saat pendistribusian bantuan beras bagi KPM PKH di lingkungan Kantor Dinsos Pandeglang, Selasa (23/9/2020).

BACA JUGA: Tok, Pilkada Pandeglang ‘Gajah’ Lawan ‘Semut’

Nantinya, kata dia, Dinsos dan Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH tingkat kabupaten akan melakukan monitoring terkait penyaluran hingga evaluasi kualitas beras. Jika ditemukan terkait kualitas dan jumlah beras tidak sesuai, Korkab akan membuat laporan ke Bulog supaya bertanggungjawab.

“Korkab akan memantau apabila ditemukan kualitas beras dan jumlahnya tidak sesuai, nanti Korkab meminta membuat laporan supaya pihak Bulog bertanggung urusan kualitas dan jumlah dan sebagainya,” ujarnya.

Nuriah juga menyebut penerima PKH tidak hanya mendapatkan Bansos beras, namun juga bantuan uang tunai secara rutin yang diperuntukkan untuk biaya sekolah anak-anak penerima KPM.

Sementara, Kepala Bulog Subdivre  Pandeglang- Lebak, Metha Nova Riany mengatakan, beras yang disalurkan berasal dari hasil para petani di Kabupaten Pandeglang. Bulog menjamin kualitas beras lantaran diambil langsung dari petani.

“Kami mengambil beras dari petani lokal, jadi berasnya masih fresh. Ini juga menggerakkan ekonomi, sehingga uang banyak turun ke petani,” imbuhnya.

Ia juga mengklaim, Bulog Subdivre Lebak-Pandeglang sudah menyerap sekitar 6000 ton beras petani dari beberapa kecamatan di Pandeglang, seperti Cikeusik dan Panimbang.(Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 Komentar