Kemenlu RI Ungkap Modus Pelaku TPPO Menjerat Korbannya

oleh -
kemenlu, ri, modus, tppo, pelaku, korban, perdagangan, orang
Kemenlu RI ungkap modus pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Ilustrasi - Antara.

JAKARTA, REDAKSI24.COM–Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI mengungkapkan berbagai cara atau modus yang sering dilakukan oleh pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) untuk menjerat korbannya.

“Salah satu modus yang kerap dilakukan pelaku TPPO yaitu iming-iming gaji besar dan fantastis, sehingga korban tertarik dan terjerat oleh pelaku,” kata Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemenlu RI, Judha Nugraha, pada webinar bertajuk ‘tren, pola dan mekanisme penanganan TPPO’ di Jakarta, Selasa (6/4/2021).

Judha Nugraha melanjutkan, selain menjanjikan gaji besar, pelaku TPPO juga sering menggunakan modus dengan memberikan uang muka atau panjar untuk menjerat korban.

Dengan maksud, agar korban yang masih ada di desa dapat terbujuk sehingga menerima tawaran pelaku untuk berangkat dan bekerja di luar negeri

“Karena diberikan uang panjar tadi oleh calo atau pelaku TPPO, tak jarang korban terbujuk sehingga menerima uang itu. Uang panjar ini akan mengikat korban,” ujar Judha.

Setelah korban tiba di luar negeri, ternyata tidak mendapatkan atau menerima seperti apa yang dijanjikan oleh pelaku. Maka korban akan kesulitan, untuk pulang kembali ke kampung halaman dia terikat uang panjar oleh pelaku.

Pelaku tindak pidana perdagangan orang sering menjerat korbanya dengan modus ini, sehingga WNI yang menjadi korban tersebut kesulitan kembali ke Tanah Air. Setidaknya, korban harus membayar uang panjar jika tetap ingin balik.

“Ini kasus yang banyak terjadi,” ucapnya.

Dengan bayaknya cara dan modus pelaku menjerat korban, Kemenlu berharap masyarakat bisa lebih paham dan mewaspadai TPPO yang sejati-nya tipuan-tipuan itu banyak dijumpai di daerah asal pekerja imigran.

Hanya saja masyarakat awam jarang menyadari sehingga terjerat oleh pelaku perdagangan orang, saat di luar negeri.

Judha juga menduga pekerja imigran tanpa dokumen resmi atau lengkap ibarat fenomena gunung es. Meskipun tidak semuanya demikian, namun posisi mereka dekat dengan TPPO.

Hal itu diperkuat dengan data Kemenlu RI yang pada umumnya kasus TPPO WNI di luar negeri merupakan di sektor pekerjaan informal. (ejp)

Sumber: Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.