Kemendag Gaet Facebook Garap Program “Bangga Buatan Indonesia”

  • Whatsapp
Kemendag dan facebook melakukan kolaborasi membantu UMKM agar bertahan
Ilustrasi - Pemasaran produk UMKM secara digital guna mendongkrak penjualan

JAKARTA, REDAKSI24.COMKemendag (Kementerian Perdagangan) melakukan kolaborasi dengan Facebook untuk  menggarap serangkaian kegiatan edukasi, diskusi, hingga festival belanja pada Oktober hingga Januari 2021 guna membantu para pelaku UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) lokal agar bertahan di tengah pandemi.

Kolaborasi tersebut  bentuk konkret pentingnya kerja sama pemerintah dan  swasta dalam mendukung program “Bangga Buatan Indonesia” dan ketahanan UMKM lokal, serta mendorong pergerakan roda ekonomi tanah air.

Bacaan Lainnya

“Melalui kolaborasi ini, para pelaku UMKM lokal diharapkan bisa memiliki keahlian dan wawasan baru untuk bertahan, bertumbuh, bahkan menjangkau pangsa pasar yang lebih luas dengan bantuan platform daring seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp,” ujar Mendag Agus Suparmanto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Mendag berharap rangkaian kegiatan dalam kerja sama tersebut tidak hanya bermanfaat untuk melengkapi para pelaku usaha itu dengan ilmu-ilmu dan tips-tips praktis, tapi sekaligus dapat memberikan ide-ide segar.

BACA JUGA: Twitter Bisa Tangguhkan Akun Pengguna yang Berharap Kematian Trump

“Dengan begitu, pelaku UMKM dapat meningkatkan produktivitas dan penjualan mereka melalui aplikasi digital dari Facebook,” Mendag menambahkan.

Sebagai langkah awal kolaborasi, digelar pelatihan virtual Akademi Instagram untuk membantu para pelaku UMKM di seluruh Indonesia memaksimalkan penggunaan platform digital dalam mengembangkan usaha mereka.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Syailendra, menyebut UMKM berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi di banyak negara. Namun, saat ini mereka tengah menghadapi tantangan luar biasa.

“Pandemi Covid-19 menuntut mereka beradaptasi dan bertransformasi ke arah digital. Untuk itu, seluruh rangkaian kegiatan dalam kolaborasi ini diharapkan dapat menginspirasi dan membantu lebih banyak UMKM menerapkan pendekatan digitalisasi dalam upaya tumbuh kembang usahanya,” jelas Syailendra.

BACA JUGA:KPU Banten: Medsos dan Media Online Bisa Jadi Sarana Iklan Kampanye

Sementara itu, Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia Ruben Hattari menyatakan, di tengah situasi pandemi, Facebook memahami bahwa beralih ke platform daring merupakan sebuah keniscayaan bagi para pelaku UMKM.

“Di sisi lain, kami juga menyadari bahwa adopsi digital bukan hal yang mudah untuk diterapkan karena masih banyak kelompok masyarakat yang belum dapat memaksimalkan penggunaan layanan digital,” ungkap Ruben.

Dalam program kolaborasi yang berlangsung pada periode Oktober 2020 hingga Januari 2021 tersebut, akan dilaksanakan 10 kegiatan yang melibatkan pelaku UMKM, perwakilan perdagangan dan pegawai Kemendag.(Arindra/Ant/Jaya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.