Kemenaker Ungkap 10 Jenis Pekerjaan Paling Dibutuhkan Pascapandemi

  • Whatsapp
Survei Kemenaker menunjukkan ada 10 jenis pekerjaan paling dibutuhkan usai pandemi Coviod-19
Suasana bursa kerja di stan perusahaan perserta 27th Career Days UGM 2020 di Jogja Expo Center, Bantul, DI Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

JAKARTA, REDAKSI24.COM— Hasil survei Kemenaker (Kementerian Ketenagakerjaan) mengenai pengaruh pandemi COVID-19 terhadap kesempatan kerja menunjukkan bahwa ada 10 jenis pekerjaan yang paling dibutuhkan seusai pandemi, termasuk di antaranya pekerjaan di bidang penjualan, pemasaran, dan humas.

“Dari hasil survei ditemukan terdapat 10 jenis pekerjaan yang paling dibutuhkan, yang pertama adalah profesional penjualan, pemasaran dan humas,” ungkap Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Kemenaker, Bambang Satrio Lelono , di Jakarta, Selasa, pada peluncuran hasil survei mengenai dampak pandemi COVID-19 terhadap perluasan kesempatan kerja.

Bacaan Lainnya

Menurut Bambang, hasil survei yang dilakukan kemenaker pada 1.105 perusahaan menunjukkan bahwa 18,7 persen perusahaan menyatakan membutuhkan pekerja profesional di bidang penjualan, pemasaran, dan humas.

Selain itu, lanjut dia, menurut hasil survei 13,5 persen perusahaan yang menjadi responden menyatakan membutuhkan pekerja penjualan lain dan 4,4 persen perusahaan membutuhkan tenaga teknik operasi TIK dan pendukungnya.

BACA JUGA:Puan Maharani: Penyaluran Subsidi Upah Harus Cepat dan Tepat

Kata Bambang, berdasarkan hasil survei juga menunjukkan bahwa ada masing-masing 3,8 persen perusahaan yang membutuhkan pengemudi mobil, van, dan sepeda motor serta tenaga perkantoran umum.

Di samping itu ada 3,2 persen perusahaan yang butuh operator mesin stasioner; 3,1 persen perusahaan yang membutuhkan pekerja pertambangan dan konstruksi; 2,8 persen perusahaan yang butuh pekerja instalasi dan reparasi peralatan listrik; 2,4 perusahaan yang butuh tenaga administrasi profesional; dan 2,3 persen perusahaan yang butuh pekerja kasar.

Dijelaskan, menurut survei yang dilakukan di 17 sektor usaha, 72 persennya di Pulau Jawa, keterampilan dalam bidang teknologi paling dicari setelah pandemi.

BACA JUGA:Menaker: Pemerintah Tetapkan Upah Minimum 2021 Sama dengan 2020

Sekitar 26,9 persen dari perusahaan yang disurvei membutuhkan pekerja dengan keterampilan teknologi; 6,2 persen perusahaan butuh keterampilan fisik dan manual; 4,1 persen perusahaan butuh keterampilan emosional dan sosial; serta 1,9 persen perusahaan butuh pekerja dengan keterampilan kognitif lanjutan.

Ditambahkan Bambang, sebanyak 42,4 persen perusahaan responden menyatakan membutuhkan semua jenis keterampilan tersebut menurut hasil survei Kemenaker.(Jay De Menes/ANTARA)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.