Kemenag Salurkan Dana Bantuan Operasional Hanya Untuk Ponpes yang Terdaftar

oleh -
Direktur Pendidikan diniyah dan Pondok Pensantren, Waryono, mengatakan, Kementerian Agama menyalurkan bantuan operasional hanya untuk ponpes yang sudah terdaftar dan memiliki NSPP, di Jakarta, Jumat (04/09/2020)

JAKARTA, REDAKSI24.COM– – Kemenag (Kementerian Agama)  menyalurkan dan bantuan operasional pesantren selama masa pandemi COVID-19 hanya kepada ponpes (pondok pesantren) yang sudah terdaftar dan memiliki nomor statistik pondok pesantren (NSPP), kata Waryono, Direktur PDPP (Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren).

“Penerapan syarat NSPP bertujuan memperbaiki tata kelola yang memang selama ini lepas kendali. Saat dibuatkan sistem, semakin terdeteksi ponpes yang terdata dan atau tidak terdata,” ujar Waryono, dalam siaran persnya  di Jakarta, Jumat.

Kemenag sebelumnya diberikan amanah menyalurkan anggaran sebesar Rp 2,599 triliun untuk membantu pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan Islam di masa pandemi Covid-19. Anggaran tersebut disalurkan dalam bentuk bantuan operasional Ponpen (BOP) untuk 21.173 pesantren.

Rinciannya 14.906 pesantren dengan kategori kecil (50-500 santri) mendapat bantuan operasional sebesar Rp 25juta. Kemudian, 4.032 pesantren kategori sedang (500-1.500 santri) diberikan BOP  Rp 40juta. Sementara  2.235 pesantren kategori besar (di atas 1.500 santri) akan menerima bantuan operasional sebesar Rp 50 juta.

BACA JUGA:Kepala Kemenag Tangsel Dipanggil Bawaslu Terkait Dugaan Pelanggaran Netralitas Pilkada

Waryono menjelaskan, Kemenag menyalurkan bantuan untuk 21 ribu lebih pesantren secara bertahap dan sudah mulai mencairkan bantuan  tersebut untuk 9.511 pesantren pada tahap pertama.

Namun, menurut Waryono, sampai saat ini Kemenag belum mendapat data mengenai ponpes-ponpes yang belum terdaftar sebagai calon penerima bantuan dari pemerintah.

Dikatakan, bagi ponpes  yang belum terdaftar sebagai calon penerima bantuan, sebaiknya mengecek kembali status NSPP dan segera mendaftar lagi jika masa berlaku NSPP sudah berakhir.

BACA JUGA:Ponpes di Kabupaten Tangerang Segera Dibuka, Santri Akan Jalani Rapid Test Gratis

Pendaftaran NSPP bisa dilakukan melalui laman resmi Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama. NSPP berlaku lima tahun sejak keluarnya izin operasional.

Pendataan pesantren berdasarkan Izin Operasional Pondok Pesantren (IZOP) melalui Pendis Education Management Information System (EMIS) sudah dilakukan via daring sejak 2018.( Anom/Ant/Jaya)