Kemarau Berdampak Buruk terhadap Pengelolaan Air Bersih

  • Whatsapp
Direktur PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang, Sumarya.

REDAKSI24.COM—Badan Metrologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi Kota Tangerang sebagai salah satu daerah yang akan mengalami kekeringan di musim kemarau tahun 2019 ini. Dengan kondisi seperti itu, tentu akan berdampak terhadap pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Direktur PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang, Sumarya ketika dikonfirmasi masalah tersebut, mengatakan bahwa di musim kemarau seperti ini, pelayanan air bersih memang terganggu. Kualitas air yang diterima masyarakat akan mengalami penurunan.

Bacaan Lainnya

“Tahun ini, BMKG memprediksi kemarau cukup panjang hingga Oktober nanti. Karenanya, pelayanan air bersih tidak bisa maksimal,”‘ kata Sumarya kepada Redaksi24.com, Senin (26/8/2019).

BACA JUGA :

Listrik Padam, PDAM TB Kerahkan 2 Mobil Tangki Air

Krisis Air Bersih Semakin Memprihatinkan

1.500 Hektar Sawah di Kabupaten Tangerang Kekeringan, 200 Hektar Padi Gagal Panen

Itu terjadi, kata dia, karena air baku dari Sungai Cisadane menurun, sehingga suplay ke intake PDAM Tirta Benteng tidak maksimal, akibatnya, kualitas air buruk. Untuk mengatasi hal terasebut, kata Sumarya, pihaknya telah melakukan pengolahan dengan memberi zat kimia. Namun hasilnya tetap tidak maksimal.

“Airnya kuning atau keruh. Sehingga kurang bagus di mata masyarakat,” kata Sumarya.(Agus/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.