Keluarga Pasien RS Tobat Balaraja Menolak Jenazah Orang Tuanya Dimakamkan Dengan Protokol Covid-19

  • Whatsapp
Rs tobat balaraja
RS Tobat Balaraja-(dok)

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Keluarga pasien asal Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, menolak jenazah orang tuanya yang meninggal di RS Tobat Balaraja dimakamkan dengan protokol Covid-19.

Pihak keluarga yakin jika pasien berjenis kelamin wanita berinisial SH (55) tersebut meninggal dunia bukan disebabkan oleh virus corona melainkan karena penyakit paru-paru yang dideritanya. 

Bacaan Lainnya

Selain itu, keluarga juga merasa dipaksa oleh pihak rumah sakit untuk menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa benar orang tua mereka meninggal dunia karena terjangkit Covid-19. 

Menurut ZF, salah seorang keluarga pasien, sebelum dibawa ke RS Tobat Balaraja pasien sempat dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Cikupa. Saat itu pasien juga sempat di rapid test dan hasilnya non reaktif meski dari hasil rontgen terdapat flek pada paru-parunya. 

BACA JUGA: DPRD DKI Jakarta Berkunjung ke Hotel Singgah Penanganan OTG COVID-19 di Kabupaten Tangerang

Karena pertimbangan lain keluarga memutuskan untuk membawanya pulang dan memindahkannya ke RS Tobat Balaraja pada Kamis (15/10/2020) malam. 

Atas saran dokter, saat tiba di RS Tobat Balaraja, pasien juga sempat menjalani tes swab. Namun, karena kondisinya semakin kritis pasien meninggal dunia di ruang isolasi sebelum hasil swabnya keluar. 

“Kami dipaksa untuk menandatangani surat pernyataan positif Covid-19 padahal hasilnya belum keluar. Pihak rumah sakit juga tidak memperkenankan kami membawa pulang jenazah dan ingin memakamkannya dengan protokol Covid-19,” tuturnya kepada Redaksi24.com, Jumat (16/10/2020). 

BACA JUGA: Selama Pandemi Covid-19 Sebanyak 23.033 Warga Kabupaten Tangerang di Tes Swab

Merasa ada yang janggal, lanjut dia, keluarga bersikeras untuk membawa pulang jenazah ke rumah duka. Meski sempat ada sedikit cekcok, namun akhirnya pihak RS Tobat Balaraja mengizinkan jenazah dibawa keluarga untuk di makamkan di TPU yang tak jauh dari rumahnya. 

“Sudah, saat ini sudah dimakamkan tanpa protokol Covid-19 karena kami yakin orang tua kami tidak positif corona,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan pihak RS Tobat Balaraja belum ada yang bisa dimintai keterangan. (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.