Keluarga Korban Pelecehan Seksual di Pinang, Minta Polisi Segera Tuntaskan Kasus Tersebut

oleh -
Ilustrasi: Pelecehan seksual di Pinang, Kota Tangerang- (ist)

KOTA TANGERANG,  REDAKSI24.COM – Keluarga korban pelecehan seksual anak di bawah umur yang diduga dilakukan oleh guru ngaji berinisial S di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten, berharap kasus yang menimpa R (16) dan A (15) segera dituntaskan.

Kasus tersebut saat ini sudah memasuki tahap penyidikan Kepolisian Polres Metro Tangerang Kota, dan polisi juga sudah mengamankan Handphone (HP) dari terduga pelaku dan korban untuk diselidiki di Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.

Paman korban, Firman mengatakan keponakannya yang diduga dilecehkan oleh terduga pelaku S, masih mengalami trauma. Karenanya ia berharap pihak kepolisian segera menyelesaikan kasus tersebut, agar keponakannya dapat hidup dengan tenang.

“Saya, keluarga korban, berharap pihak kepolisian secepatnya menangani kasus tersebut agar korban merasa tenang dan nggak selalu sedih. Kalau inget (korban), kalau lagi sendiri di rumah, lagi bengong, kadang dari mukanya ada rasa sedih. Dia keinget-inget terus apa yang telah dilakukan oleh pelaku,” kata Firman, Selasa (7/12/2021).

BACA JUGA: Polisi Periksa Saksi Dugaan Pelecehan Seksual Yang Dilakukan Guru Ngaji

Firman menjelaskan sampai saat ini ia belum mendapatkan informasi terbaru terkait perkembangan kasus  tersebut dari pihak kepolisian  “Belum ada tindak lanjutnya lagi dari kepolisian mengenai kasus pencabulan atau pelecehan terhadap keponakan saya dengan pelaku inisial S,” ujarnya.

Menurut Firman, perkembangan terakhir kasus itu adalah pemeriksaan Hp korban oleh pihak kepolisian. “Kita nungguin konfirmasi dari kepolisian terkait ponsel korban. Kan ponsel korban dititip sementara untuk pemeriksaan di Polda,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim saat dikonfirmasi masalah tersebut via WhatsApp hanya dibaca dan tidak merespon. (Candra/Aan)

No More Posts Available.

No more pages to load.