Kelompok UEM Desa Cilangkap Kembangkan Kerajinan Keset Lantai

oleh -
KREATIF : Kelompok Usaha Ekonomi Maayrakat (UEM) Desa Cilangkap, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak menunjukan produksi kerajinan tangan berupa keset lantai, Selasa (17/72019).

REDAKSI24.COM—Kelompok Usaha Ekonomi Masyarakat (UEM) Desa Cilangkap, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak sukses mengembangkan usaha produksi kerajinan tangan berupa keset lantai.  Saat ini produk keset buatan UEM Desa Cilangka tersebut telah dipasarkan hingga ke luar wilayah Lebak.

Tim pelaksana kegiatan sekaligus staf Desa Cilangkap, Kecamatan Maja Muhamad Sugandi mengatakan, munculnya ide untuk mengembangkan usaha keset lantai ini timbul dari dirinya sendiri. Hal ini mengingat hasil keset lantai memiliki peluang besar untuk menigkatkan hasil ekonomi masyarakat. terutama untuk menciptakan dunia usaha di bidang kerajinan tangan dengan merekrut tenaga setempat.

Sugandi menjelaskan untuk pemasaran  dari hasil kerjinan tangan keset yang di kelola saat inj sudah tembus ke wilayah luar Kabupaten Lebak, salah satunya ke wilayah Bitung Kabupaten Tangerang

“Dalam satu bulan kami bisa menjual 100 hingga 200 keset dengan kisaran harga Rp5 ribu sampai dengan Rp10 ribu per keset tergantung jenis dan kualitasnya, ,” kata Sugandi kepada  Redaksi24.com, Selasa (16/7/2019).

Ia menambahkan, untuk memperluas pemasaran hasil produksi saat ini selain masih terkendala faktor tenaga kerja yang masih tahap belajar sehingga memerlukan waktu dan perlu adanya pembinaan yang serius. Juga masih membutuhkan bimbingan dan pembinaan untuk memperluas jaringan pemasaran  kepasar sualaya atau supermarket.

” Untuk itu saya berharap agar dinas terkait dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, mau memberikan pembinaan dan menjembatani untuk memasarkan hasil produksi ke pasar Sualaya,” harapnya.

Ditempat terpisah, Kepala Desa (Kades) Cilangkap Kholid membenarkan, untuk kegiatan kerajinan tangan keset  lantai sangat membantu bagi masyrakat.  Bahkan ditahun 2019 kegitan tersebut menjadi salah satu program kegiatan usaha ekonomi masyarakat. Kegiatan usaha ini pun sudah diajukan sesuai hasil Musyawarah Desa (Musdes)  untuk dimasukan dalam program Usaha Ekonomi Masyarakat (UEM)  melalui angaran Dana Desa ( DD) tahun 2019.

Menurut Kholid, hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan memberdayakan masyarakat dalam membuka usaha. Sehingga dengan adanya kegiatan ini masyrakat mampu membuka usaha secara mandiri guna memenuhi kebutuhan ekonomi sehari – hari. ” Saya mengucapkan terimakasih terhadap pengelola kegiatan ini. Dan diharapkan kegiatan usaha ekonomi masyarakat ini dikelola dengan baik  sehingga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat,” harapnya. (Yusuf/Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *