Kelompok Kelapa Petik Ditangkap Polsek Neglasari Curi 25 Unit Motor

  • Whatsapp
Polsek Neglasari
Polsek Neglasari ungkap curanmor.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM —Kawanan pencurian sepeda motor yang kerap beraksi di wilayah Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten ditangkap petugas Polsek Neglasari.

Dari 5 orang kawanan itu, petugas mengamankan sebanyak 25 unit sepeda motor berbagai jenis. ‘ke 5 pelaku ini, 4 diantaranya adalah pemetik atau eksekutor di lapangan, sedangkan 1 orang lainnya adalah penadah,” kata Kapolsek Neglasari, Kompol R Manurung, Rabu (30/10/2019).

Bacaan Lainnya

Kapolsek menjelaskan dalam menjalankan aksinya, komplotan itu memiliki sandi kelapa petik. Sehingga bila ada target, pelaku bilang pada pelaku lainnya ” itu ada kelapa, yok kita petik”.

Lebih jauh Kapolsek mengatatan, kawanan pencurian sepeda motor itu ditangkap berawal saat pelaku E dan S melancarkan aksinya di Perumahan Sitanala, Neglasari, Kota Tangerang. Saat itu, kata Kapolsek, petugas patroli mendengar jaritan “maling..maling”.

Dengan begitu, imbuh Kapolsek, petugas mendatangi lokasi dan melakukan pengejaran terhadap pelaku hingga tertangkap. Dihadapan petugas, pelaku mengaku memiliki jaringan sebanyak 5 orang.

Akibatnya, kedua orang pelaku lainnya yang ternyata masih tetanggaaan dengan mereka di Kampung Kedaung, Neglasari diciduk. Sedangkan 1 orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri. “1 orang yang kabur ini adalah pimpinan dari kelompok tersebut. Dan saat ini masuk dalam daftar pencarian orang ( DPO) Polsek Neglasari, ” kata Kapolsek.

BACA JUGA:

2 orang Pelaku Penipuan 14 Unit Mobil Dibekuk Polrestro Tangerang

Polisi Koboi itu Ternyata Anggota SPKT Polres Metro Tangerang

Dihadapan petugas, kata Kapolsek ke 4 pelaku mengaku menjual sepeda motor hasil curiannya dengan harga Rp 2 – 4 juta kepada salah seorang penadah di kawasan Sepatan. Akibatnya penadah itu ditangkap dan digelandang ke Polsek Neglasri untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Sasaran dari kelompok ini, adalah sepeda-sepeda motor yang di parkir di pelataran – pelataran rumah warga, dengan cara mencongkelnya menggunakan kunci.leter T,” kata dia.

Atas perbuatannya, tandas Kapolsek, pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP, tentang pencurian dan pemberatan, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (Agus/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.