Kelapa Dua Penyumbang Terbesar PBB Kabupaten Tangerang

oleh -
Kelapa Dua Penyumbang Terbesar PBB Kabupaten Tangerang bapenda bphtb
Kepala Bidang (Kabid) PBB dan BPHTB Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang, Dwi Chandra Budiman menjelaskan, semula target pendapatan tahun 2021 dari sektor PBB sebesar Rp415 miliar.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tangerang, dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) hingga awal Nopember 2021 mencapai Rp1,112 triliun atau 94 persen dari target, Selasa (2/11/2021).

Prosentase tersebut berdasarkan akumulasi dari perolehan dari sektor PBB sebanyak 99 persen atau Rp438 miliar dari target Rp440 miliar pada akhir tahun 2021. Sedangkan dari BPHTB mencapai Rp674 miliar atau 88 persen dari target Rp760 miliar.

Kepala Bidang (Kabid) PBB dan BPHTB Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang, Dwi Chandra Budiman menjelaskan, semula target pendapatan tahun 2021 dari sektor PBB sebesar Rp415 miliar, sedangkan dari BPHTB sekira Rp633 miliar.

Namun target itu berubah dalam perubahan APBD bertambah sesuai dengan potensi kebutuhan anggaran belanja daerah.

“Pada sektor PBB dan BPHTB, terjadi kenaikan target pendapatan sekitar Rp150 miliar lebih,” ungkap Dwi Chandra.

BACA JUGA: Disdukcapil Kabupaten Tangerang Door to Door Rekam KTP El Lansia

Dwi Chandra memaparkan, daerah Kabupaten Tangerang bagian selatan menjadi kontributor atau penyumbang terbesar PAD pada kedua sektor itu. Dia menyebutkan, kontribusi Kecamatan Kelapa Dua mencapai Rp111 miliar. Diikuti Kecamatan Pagedangan Rp81 miliar, Cikupa Rp45 miliar, Curug Rp29 miliar, Cisauk Rp19 miliar dan Legok Rp6,9 miliar.

“Untuk Kabupaten Tangerang bagian utara terbantu adanya Bandara Soekarno Hatta yang rutin membayar PBB sekitar Rp20 miliar. Kami masih mengupayakan untuk mencapai target optimal di 29 Kecamatan Kabupaten Tangerang,” paparnya.

Menurut Dwi Chandra, capaian 94 persen ini berkat kerja keras dari timnya. Mereka terdiri dari para staf di bidang PBB dan BPHTB, termasuk seluruh jajaran unit pelaksana teknis (UPT) yang berupaya optimal.

Selain itu, Bapenda terus berinovasi untuk mempermudah layanan pembayaran kepada masyarakat melalui kantor cabang BJB, Kantor Pos, minimarket Alfamart, Indomart, Tokopedia, Gopay, Bukalapak, Link bersama atau melalui kanal-kanal pembayaran online.

Termasuk menyelenggarakan program relaksasi bagi wajib pajak,  seperti Juli peduli, Gebyar Agustus, September Bangkit atau Oktober Gemilang.

“Ini juga berkat arahan dan dukungan dari bupati, wakil bupati, Sekda, Kepala Bapenda dan suport dari seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang,” tandasnya.(RM1/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.