Kelanjutan Proses Penyerahan PSU Komplek Mutiara Garuda Teluknaga Belum Jelas, DPRD Bakal Panggil kembali Dinas Perkim dan Pengembang

oleh -
Kelanjutan Proses Penyerahan PSU Komplek Mutiara Garuda Teluknaga Belum Jelas, DPRD Bakal Panggil kembali Dinas Perkim dan Pengembang
DPRD KabupatenTangerang saat melakukan hearing warga Komplek Mutiara Garuda Teluknaga, Dinas Perkim dan Pengembang I Juli 2021 lalu/Dok.

KABUPATEN TANGERANG,REDAKSI24.COM–DPRD Kabupaten Tangerang mempertanyakan kelanjutan proses penyerahan prasarana umum (PSU) dari pengembang komplek Mutiara Garuda Teluknaga ke ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang. Pasalnya sejak kesepakatan saat hearing yang dihadiri warga Mutiara Garuda Teluknaga dan Pemkab Tangerang yang diwakili Dinas Perkim dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten  Tangerang pada 1 Juli 2021 lalu, pengembang menyepakati akan menyerahkan PSU Komplek Mutiara Garuda Teluknaga maksimal dalam waktu 15 hari usai penandatanganan kesepakatan.

“Hingga saat ini kami di DPRD belum menerima laporan terkait perkembangan penyerahan PSU Komplek Mutiara Garuda Teluknaga,”  ujar Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Tangerang  Muhamad Amud, kepada Redaksi24.com, Rabu (16/6/2021).

Dengan belum adanya kejelasan tersebut, menurut Amud, DPRD Kabupaten Tangerang dalam waktu dekat akan kembali memanggil pihak pengembang, Dinas Perkim dan PU serta Forum Warga Komplek Mutiara Garuda untuk diminta keterangan terkait kelanjutan penyerahan PSU Komplek Mutiara Garuda. Karena menurut Amud sebenarnya jika dalam waktu yang telah ditentukan pihak pengembang tidak ada itikad baik dengan melaksanakan keputusan tersebut, maka sesuai aturan dinas terkait  bisa melakukan pengambilan paksa PSU. 

BACA JUGA: DPRD Desak Pengembang Komplek Mutiara Garuda Teluknaga Serahkan PSU ke Pemkab Tangerang  

“Kami ingin mengetahui ada tidaknya kendala dalam proses penyerahan PSU Komplek Mutiara Garuda ini. Untuk itu kami akan memanggil semua pihak terkait khususnya Dinas Perkim mengenai kejelasannya.”tegas Amud.

Sebelumnya Ketua Forum Warga Komplek Mutiara Garuda, H.Djamaludin Malik menegaskan, permasalahan ini sudah larut dari 29 tahun lalu. Dengan belum juga diserahkannya PSU oleh pengembang membuat warga Komplek Mutiara Garuda yang tergabung dalam RW.14,15,16 dan 18 Desa Kampung Melayu Timur belum pernah merasakan pembangunan pemerintah padahal mereka pun taat membayar pajak. Pasalnya dengan tak kunjung diserahkannya PSU oleh pengembang membuat Pemerintah Kabupaten Tangerang tak bisa menganggarkan APBD-nya untuk perbaikan berbagai fasilitas umum di Komplek Mutiara Garuda.

BACA JUGA: Selama 27 Tahun Tak Tersentuh Pembangunan, Warga Komplek Mutiara Garuda Desak Pengembang Serahkan PSU Ke Pemda

Menurut Djamaludin selama ini masyarakat yang selalu gotong-royong iuran untuk membenahi PSU tersebut. Jika memang pihak pengembang tidak ingin membenahi PSU.

“Sebenarnya jika pengembang mau merawat fasilitas umum, warga tentunya tidak akan mendesak segera diserahkan PSU ini. Namun karena selama ini perbaikan harus dilakukan swadaya oleh warga tentunya ini yang memberatkan. Bayangkan sudah puluhan tahun kami harus  swadaya jika ingin memperbaiki berbagai fasilitas umum yang rusak karena pengembang mengabaikan dan Pemkab tidak bisa  menganggarkan karena belum adanya penyerahan PSU,” tegas mantan karyawan PT Garuda Indonesia ini.

BACA JUGA: Hotel Yasmine di Kabupaten Tangerang Terisi Penuh Pasien COVID-19

Djamaludin mengaku melalui Forum Warga,  sebenarnya warga sudah sering menyurati baik ke pengembang komplek Mutiara Garuda yang terdiri dari PT Graha Cemerlang, PT Indo Global Adiya Pratama dan PT Badai Makmur maupun pemerintah daerah agar bisa segera dilakukan serah terima PSU, namun keinginan warga tersebut tak kunjung direalisasikan.

“Makanya kami mengadu ke DPRD sebagai wakil rakyat agar harapan kami warga Komplek Mutiara Garuda bisa segera direalisasikan. (Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.