Kejiwaan Dokter Yang Bakar Bengkel Hingga Tewaskan 3 Korban Diperiksa di RS Kramatjati

oleh -
Kejiwaan Dokter Yang Bakar Bengkel Hingga Tewaskan 3 Korban Diperiksa di RS Kramatjati
Barang bukti milik tersangka yang bakar bengkel di Cibodas, Kota Tangerang diamankan Polisi.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM– Polres Metro Tangerang Kota melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap dokter yang diduga membakar Bengkel Intan Jaya di Cibodas, Kota Tangerang, Banten,  hingga menewaskan tiga orang korbannya, yang terdiri bapak, ibu dan anak.

“Tersangka kami bawa ke rumah sakit Polri Kramatjati, untuk dilakukan pemeriksaan terhadap kejiwaannya,” kata Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Komisaris Polisi Abdul Rachim, Kamis (12/8/2021).

Dan hingga kini, tambah dia, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit tersebut. Itu dilakukan, lanjutnya, karena setelah kejadian, dr umum yang bertugas di salah satu rumah sakit swasta di Tangerang  itu nampak murung.

BACA JUGA: Polres Metro Tangerang Musnahkan Ribuan Butir Ekstasi, Ganja dan Sabu

“Tersangka nekat membakar bengkel yang sekaligus dijadikan sebagai tempat tinggal korban itu, karena sakit hati hubungan asmaranya dengan korban (Leonardi Syahputra)  tidak direstui oleh  orang tua korban, yakni Edy Syahputra dan Lilys Tasim yang juga tewas dalam insiden tersebut,” kata dia.

BACA JUGA: Kebakaran Bengkel Motor di Cibodas Diawali Dengan Suara Ledakan

Seperti diketahui  peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (6/8) malam. Berdasarkan keterangan saksi, yakni adik korban bernama Nando dan Siska, Lionardo sempat cekcok dengan pacarnya, Mery Anastasia di depan bengkel yang sekaligus dijadikan tempat tinggal.

Setelah keluar dari mobil pelaku, Lionardo masuk ke dalam bengkel. Dia pun memberitahu keluarganya bahwa pacarnya berniat membakar bengkel milik mereka. Beberapa saat kemudian, terdengar suara ledakan hingga mengakibatkan kebakaran.

Akibatnya, korban tidak bisa keluar karena api di lantai bawah semakin membesar. Melihat kobaran api, Nando dan Siska berusaha menyelamatkan diri ke lantai tiga. Sementara, kakak dan kedua orang tuanya terjebak di lantai dua, hingga ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan.

“Petugas langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya,” jelas Abdul.

Barang bukti yang diamankan petugas, yakni satu kantong plastik bensin di dalam mobil pelaku. Kepada petugas, pelaku mengaku telah melempar dua plastik bensin ke dalam bengkel. Motif perbuatannya didasari sakit hati, karena pelaku dalam keadaan hamil dan orang tua sang pacar tidak merestui.(Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.