Kejati Banten Panggil Beberapa Saksi Lagi Terkait Dugaan Korupsi Di Dindik Banten

  • Whatsapp
Kejaksaan TInggi Banten
Kejati Banten usut dugaan korupsi di Dindik Banten

SERANG, REDAKSI24.COM- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten sudah memeriksa 15 saksi untuk mendalami kasus dugaan korupsi pembebasan lahan sekolah SMA/SMK di Dinas Pendidikan atau Dindik Banten.

Dari 15 saksi itu 7 diantaranya berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dindik Banten dan 8 orang lainnya dari Konsultan.

Bacaan Lainnya

Menurut Kasi Penkum Kejati Banten, Holil Hadi kepada Redaksi24, Selasa (10/9/2019), semua saksi yang sudah di panggil dimintaii keterangan seputar tupoksi di bidang mereka masing-masing.

Namun kata dia, tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak lain yang akan panggil untuk melengkapi data-data tersebut. ‘Ya tergantung dari hasil penyidik nanti. Jika masih membutuhkan keterangan dari pihak lain, tentu akan kami lakukan pemanggilan,” ujarnya.

Baca juga:

Baca lagi:

Tiga Kasus Dugaan Korupsi di Banten Dilaporkan Ke Bareskrim Polri

Bendahara Dinas Pendidikan Banten Diperiksa Kejati

.Kejati Periksa 4 Pejabat Pemprov Banten

Untuk diketahui, kasus dugaan korupsi pengadaan lahan pembangunan gedung Unit Sekolah Baru (USB) tingkat SMA/SMK negeri di Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Dindikbud) Provinsi Banten tersebut terjadi, karena pembangunan USB yang terdiri dari 16 lokasi, dengan anggaran sebesar Rp 89,965 miliar dari APBD Provinsi Banten 2018, pembangunannya tidak terlaksana dengan baik, walupun Dindik Banten sudah menggelontorkan dana Rp 700 juta untuk belanja jasa konsultan dan melakukan feasibility study (FS) atau studi kelayakan. (Luthfi/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.