Kejari Tangsel Tetapkan Bendahara Umum KONI Jadi tersangka Korupsi Dana Hibah

oleh -
Kejari Tangsel Tetapkan Bendahara Umum KONI Jadi tersangka Korupsi Dana Hibah
Bendahara Umum KONI Tangsel Suharyo digiring keluar gedung Kejaksaan ke dalam mobil tahanan/Danang.

TANGSEL,REDAKSI24.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangsel menetapkan Bendahara Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Suharyo sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah tahun 2019. Suharyo ditetapkan sebagai tersangka setelah sebelumnya mendapati kecurigaan adanya penggunaan dana hibah yang tidak sesuai peruntukannya. Saat dilakukan pemeriksaan saksi, pihaknya hanya diberikan fotokopi dokumen LPJ.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Kota Tangsel, Suharyo digiring keluar gedung Kejaksaan dengan mengenakan kemeja lengan panjang warna biru dengan rompi pink dan celana hitam langsung dimasukan ke dalam mobil tahanan.

“Kita masih terus mendalami kasus ini di dan ini masih pengembangan,” ungkap Kepala Seksi Intelijen Kejari Tangsel, Ryan Anugerah, Jum’at (4/6/2021).

BACA JUGA: Ternyata Dugaan Ini Penyebab Kantor KONI Tangsel Digeledah Kejaksaan 

Proses penegakan hukum lanjut Ryan, oleh aparat Korps Adhyaksa masih terus berjalan, Oleh karena itu tidak menutup kemungkinan bila penetapan tersangka masih dapat bertambah.

“Kita akan terus dalami, karena ini masih pengembangan,” ucapnya.

BACA JUGA: Kejari Kabupaten Tangerang Mulai Selidiki Penyusutan Luas Situ Kelapa Dua

Perlu diketahui, kucuran dana hibah yang diterima KONI Tangsel pada tahun 2019 sebesar Rp7,8 miliar.

Sebelumnya pada pada Kamis 8 April 2021 melalui tim penyidik Pidana Khusus Kejari Kota Tangsel di kantor KONI Kota Tangsel yang beralamat di Jalan Permai VI blok AX7 No. 19. Pamulang. Dasar penggeledahan adalah Surat Perintah Penggeledahan Nomor : 934/m.6.16/fd.1/03/2021 tanggal 22 maret 2021 dan Penetapan Izin Penggeledahan Pengadilan Negeri Tangerang Nomor : 14/Pen.Pid.Ijin.Geledah/2021/PN.Tng. tanggal 05 April 2021.

BACA JUGA: Tingkatkan Kepatuhan Prokes di Masyarakat, Wali Kota Tangsel Minta Camat Tingkatkan Monitoring Wilayah

Dalam penggeledahan yang berlangsung hampir 5 jam tersebut pihak Kejari Kota Tangsel mendapati sejumlah bukti dokumen terkait penyalahgunaan dana hibah berupa 130 eksemplar dokumen mulai dr SPJ, kwitansi, bukti bayar, dan satu unit komputer.(Danang/Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.