Kejari Tangsel Akan Panggil DLH dan Kontraktor TPA Cipeucang

  • Whatsapp
Kepala Seksi Intel Kejari Tangsel, M Taufik Akbar.

TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM – Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan memanggil Dinas Lingkungan Hidup dan kontraktor atau pengembang Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Kecamatan Serpong.

Pemanggilan tersebut dilakukan untuk meminta penjelasan terkait longsornya TPA Cipeucang yang mencemari Sungai Cisadane dengan sampah berkapasitas sekira 100 ton, pada 22 Mei 2020 lalu.

Bacaan Lainnya

“Pemanggilan kontraktor dan DLH atau dinas terkait tidak menutup kemungkinan akan kita lakukan. Tetapi belum bisa dipastikan, karena tidak bisa sembarang panggil,” kata Kepala Seksi Intel Kejari Tangsel M Taufik Akbar melalui telepon seluler, Selasa (9/6/2020) malam.

Lebih lanjut, Taufik menjelaskan, saat ini pihaknya tengan berkonsentrasi melakukan pengumpulan data (Puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) terkait longsornya TPA Cipeucang.

“Tindakan yang kita ambil sebagai aparat penegak hukum (APH) tentunya melakukan pulbaket puldata serta berkoordinasi ke Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP). Yang pasti, kita bekerja sesuai tugas dan fungsi masing masing. Saat ini kami sedang mengumpulkan data dan keterangan baik dari media massa, elektronik atau pun lapangan juga. Ke arah sana (pemanggilan) tidak menutup kemungkinan pasti akan kita lakukan,” jelasnya.

Apabila dalam pemanggilan tersebut nantinya ada indikasi menjurus pada perbuatan melawan hukum dan ada niat jahat terhadap pembangunan tersebut, tadas dia, tentunya akan ditindak lanjuti sesuai ketentuan yang belaku.

Disinggu soal anggaran pembangunan turap yang longsor di TPA Cipeucang mencapai Rp21 miliar dan lokasi TPA yang berada persis di pinggir Sungai Cisadane, Taufik belum dapat memberikan tanggapan lebih jauh. ” Yang jelas kasus ini sedang kita dalami secara komperhensif atau menyeluruh,” kata dia. (wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.