Kejari-Kades se-Kabupaten Tangerang Teken Kerjasama Pendampingan Hukum

oleh -
Kejari-Kades se-Kabupaten Tangerang Teken Kerjasama Pendampingan Hukum
Kesepakatan kerjasama itu dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Selasa (10/1/2023).

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang, Banten menandatangani kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan kepala desa (Kades) terkait penanganan permasalahan hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Kesepakatan kerjasama itu dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Selasa (10/1/2023).

Kepala Kejari Kabupaten Tangerang, Nova Elida Saragih mengatakan, dengan MoU nantinya akan ada pendampingan, bantuan dan konsultasi masalah hukum yang diberikan kepada 246 kepala desa (Kades) terkait penggunaan anggaran desa.

“Ini adalah langkah pencegahan awal, guna meminimalisir resiko para Kades tersangkut masalah hukum dalam mengelola anggaran desa,” kata Nova kepada wartawan.

BACA JUGA: MTQ ke 53 Kabupaten Tangerang Resmi Digelar

Menurut Nova, masih banyak Kades yang tidak mengetahui aturan atau regulasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Karena itu, kata Nova, dengan adanya MoU ini diharapkan tidak ada lagi Kades yang melakukan perbuatan melawan hukum ataupun melakukan penyalahgunaan wewenang.

Seperti diketahui, kata Nova, jauh sebelum masa kepemimpinannya, banyak Kades tersandung masalah hukum, hingga ada yang berujung di jeruji besi. Untuk itu, ia selalu mengingatkan agar Kades dapat bertugas sesuai dengan koridor kewenangannya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Maesyal Rasyid menyatakan, MoU ini upaya pemerintah daerah bersama aparat hukum, khususnya Kejari dalam pencegahan kepada Kades beserta perangkatnya dalam mengelola keuangan agar tidak tersandung masalah hukum.

“Ini adalah upaya pemda dengan Aparat penegak hukum, khususnya Kejari agar pengelolaan keuangan desa dikelola sesuatu dengan aturan yang ada,” jelas Sekda.

BACA JUGA: KTP Warga Kabupaten Tangerang Segera Beralih ke Digital

Kemudian dalam kesempatan itu, Ketua APDESI Kabupaten Tangerang, Maskota mengungkapkan, masih banyak Kades yang tidak memahami administrasi kegiatan pembangunan, pemberdayaan dan pembinaan desa.

“Dengan MoU ini Kades diharapakan dapat bekerja serius, dengan rasa aman dan nyaman untuk kepentingan pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.(Deri/Difa)