Kejar Target Imlek, 22,8 Juta Warga Cina Sudah Divaksin COVID-19

oleh -
Warga Cina mendaftar kepada tenaga kesehatan untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

BEIJING, REDAKSI24.COM – Sebanyak 22,8 juta warga Cina telah menerima vaksin COVID-19. Otoritas di China saat ini terus berusaha meningkatkan kapasitas vaksinasi per hari demi mencegah lonjakan kasus COVID-19 saat libur Tahun Baru Imlek.

Wakil Direktur Komisi Kesehatan Nasional Cina, Zeng Yixin saat jumpa pers, Rabu (27/1/2021) mengatakan, selain tenaga kesehatan, Cina telah menambah sasaran vaksinasinya sejak pertengahan Desember 2020 dengan mengikutsertakan kelompok masyarakat berisiko terpapar virus.

Langkah itu dilakukan untuk mencegah lonjakan kasus positif pada musim dingin dan musim semi tahun ini.

“Sejauh ini, kegiatan (vaksinasi) ini berjalan lancar dan sesuai rencana,” kata Zeng Yixin.

BACA JUGA: Kasus COVID-19 Bergeser ke Klaster Keluarga, Dinkes Banten Dorong Peran Satgas Hingga RT/RW

Cina berencana memvaksin 50 juta warganya sebelum Tahun Baru Imlek, yang diperingati pada Februari 2021.

Negara itu mulai memvaksin kalangan pekerja sektor penting, antara lain tenaga kesehatan, pekerja bidang transportasi dan pangan, pegawai kantoran, dan mahasiswa yang akan ke luar negeri. Vaksinasi belum diterapkan pada orang lanjut usia.

Namun, pihak berwenang di Distrik Chaoyang, Beijing, mulai memvaksin warga non pekerja esensial.

Beberapa komunitas di Distrik Chaoyang mengatakan warga berusia 18-59 tahun dapat mendaftar ikut vaksinasi selama mereka tidak memiliki penyakit bawaan. Namun, otoritas setempat belum mengumumkan kapan vaksin akan siap diberikan pada warga.(ANT/DIFA)