KCD Pendidikan Banten  Lakukan Monev Posko PPDB di SMKN 8 Kabupaten Tangerang

oleh -
KCD Pendidikan Banten  Lakukan Monev Posko PPDB di SMKN 8 Kabupaten Tangerang
Tim KCD Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, wilayah Kabupaten Tangerang melakukan monitoring dan evaluasi Posko Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 8 Kabupaten Tangerang

KABUPATEN TANGERANG,REDAKSI24COM–Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, wilayah Kabupaten Tangerang melakukan monitoring dan evaluasi Posko Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 8 Kabupaten Tangerang yang berlokasi di Jalan Sarwani No.10 Tipar Raya, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Selasa (15/6/2021). Monev tersebut dilakukan guna memastikan kelancaran proses PPDB tingkat SMK baik masalah teknis seperti jaringan internet, kelistrikan,operator serta sarana pengujian fisik bagi calon siswa.

“Melalui Monev ini kami ingin memastikan tidak ada kendala dalam pelaksanaan PPDB tingkat SMK khususnya tentang kelancaran aplikasi PPDB online untuk tahun ajaran 2021/2022 ini,” ujar Kasi SMA Umu Salamah yang datang mewakili Kasi SMK yang berhalangan hadir karena sakit.

Umu menjelaskan dari hasil Monev yang dilakukan dirinya bersama tim, sejauh ini tidak ada kendala yang berarti dalam pelaksanaan PPDB khususnya di Posko PPDB SMKN 8 Kabupaten Tangerang. Menurut Umu, baik  jaringan internet dan listrik serta sarana pemeriksaan fisik, aplikasi PPDB Online berjalan dengan baik dan lancar.

BACA JUGA: SMKN 8 Kabupaten Tangerang Buka Posko PPDB, Ini syarat dan Tahapan Pendaftarannya

“Mudah-mudahan hingga berakhirnya pelaksanaan PPDB nanti tidak ada kendala yang berarti,” harapnya.

BACA JUGA: Juni 2021, PPDB SMP Negeri di Tangsel Dibuka Secara Online

Kepala SMKN 8 Kabupaten Tangerang, Iman Sutarya menjelaskan walaupun pelaksanaan PPDB merupakan kewenangan dari Dinas Pendidikan dan dilaksanakan secara online, namun untuk mendukung kelancaran SMKN 8 Kabupaten Tangerang telah melakukan beberapa persiapan salah satunya dengan membangun Posko PPDB. Selain sudah mempersiapkan operator menurut, Iman pihaknya juga telah menyiapkan genset untuk mengantisipasi putusnya aliran listrik.

BACA JUGA: Inilah Syarat Penerimaan Peserta Didik Baru di Kota Tangerang

“Genset standby 24 jam jadi jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti putusnya aliran listrik dari PLN jaringan komputer masih tetap bisa berfungsi,” ujarnya.

Iman juga menjelaskan karena SMK merupakan sekolah setingkat SMA yang lebih menjurus kepada praktek dibanding dengan teorinya, maka sama seperti SMK-SMK lainya SMKN 8 Kabupaten Tangerang akan menerapkan tes awal masuk kepada calon siswa-siswinya.  Selain tes administrasi ujar Iman pihaknya juga melakukan tes kesehatan, kekuatan fisik tes keahlian terhadap jurusan yang dipilih serta wawancara.

“Tes ini penting untuk mengukur sejauh mana kesiapan calon siswa untuk dapat mengikuti pembelajaran. Kami tak ingin ada siswa karena memiliki kendala seperti kendala fisik justru nantinya putus ditengah jalan akibat tidak mampu mengikuti materi-materi yang diberikan,” ujarnya.  

Wakil Kepala Sekolah SMKN 8 Kabupaten Tangerang Bidang Kesiswaan, Samsudin menambahkan karena lulusan SMK memang disiapkan untuk bisa masuk langsung ke dunia kerja maka  berbagai rangkaian tes tersebut sangat penting dilakukan. Karena saat memasuki proses pembelajaran para siswa SMKN 8 Kabupaten Tangerang selain akan diberikan materi sesuai jurusan yang diambilnya, juga akan diatih masalh kedisiplinan, etos kerja, termasuk kejujuran.

“Tentunya  kami di SMKN 8 Kabupaten Tangerang selalu berupaya untuk menciptakan generasi handal yang akan siap memasuki dunia kerja,” pungkasnya. (Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.