Kasus Positif Covid-19 Di Tangsel Bertambah, 80 Persen Diantaranya Merupakan OTG

  • Whatsapp
Wakil wali kota tangsel
Wakil Wali Kota Benyamin Davnie.

KOTA TANGSEL, REDAKSI24.COM – Jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Tangerang Selatan terus alami peningkatan setiap hari. Penambahan kasus tersebut didominasi oleh Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 80 persen.

Hal tersebut diungkapkan anggota gugus tugas Covid-19 Pemerintah Kota Tangerang Selatan Suharno. Ia mengatakan, kasus OTG ini terjadi pada usia produktif sekitar 21-45 tahun.

Bacaan Lainnya

“Di Tangsel ini, kasus Covid-19 didominasi kategori OTG dari usia produktif hingga 75-80 persen,” katanya, Selasa (14/7/2020).

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Tangsel itu menerangkan, fenomena OTG ini terjadi lantaran tingkat kepatuhan masyarakat usia produktif yang masih rendah dan cenderung mengabaikan protokol kesehatan Covid-19.

“Mereka yang OTG ini awalnya merasa dirinya memiliki imunitas tubuh yang kuat, sehingga tidak pakai masker saat beraktivitas dan berkerumun. Padahal dirinya tersebut merupakan karier yang justru berbahaya bagi orang lain karena sebagai transmisi penularan virus ke orang lain yang beresiko tinggi,” terang Suharno.

BACA JUGA: Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah Dua Kasus, Satu PDP Meninggal

Saat ini, berdasarkan data dari laman website lawancovid19.tangerangselatankota.go.id update 13 Juli 2020 tercatat, ada penambahan tiga kasus positif Covid-19 menjadi 437 kasus. Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP)  mencapai 808 dan Orang Dalam Pengawasan (ODP) mencapai 2.287.

Wakil Wali Kota Benyamin Davnie mengatakan, adanya penambahan kasus positif Covid-19 bukan kasus baru tetapi berasal dari PDP.

“Sampai saat ini tidak ada kasus baru, tetapi memang jumlahnya bertambah hasil dari yang tadinya PDP kemudian jadi positif,” ungkap Ben.

Ben mengklaim, saat ini angka reproduksi efektif setelah adanya penanganan atau Rt sudah di bawah nol dan tingkat kepatuhan masyarakat mencapai 80 persen.

BACA JUGA: Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 di Pasar Tradisional Tangsel Sulit Dilakukan

Dia berharap, dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke 7 perpanjangan ke 6 masyarakat semakin patuh dan membiasakan diri beradaptasi dengan pola kenormalan baru.

“Pakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan ini harus betul-betul diterapkan oleh kita semua agar tidak ada lagi kasus Covid-19 dan bersiap menyongsong kehidupan yang baru setelah pandemi,” pungkas Ben. (wvyh/Aan)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.