Kasus Positif Covid-19 di Pandeglang Diklaim Hasil Impor dari Zona Merah

  • Whatsapp
zona merah
Perkembangan kasus covid-19 di Pandeglang cenderung stagnan.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Kabupaten Pandeglang tidak masuk kategori daerah zona merah covid-19. Sebab, warga yang terkonfirmasi positif covid-19 mayoritas memiliki riwayat kontak di luar Pandeglang. Dengan begitu tidak terjadi transmisi lokal di daerah berjuluk kota badak tersebut.

Demikian ditegaskan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pandeglang menanggapi semakin melonjaknya kasus positif Covid-19, sehingga menambah daerah zona merah covid-19 di Provinsi Banten.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi Gugus Tugas Covid-19 Pandeglang, pasca 4 orang positif corona di empat kecamatan, hingga saat ini belum ada lagi penambahan kasusnya. Dengan kata lain, kasus positif covid-19 di Pandegkang secara keseluruhan berjumlah sebanyak 9 orang. 1 orang meninggal, 2 dinyatakan sembuh dan 6 orang masih dalam perawatan.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan covid-19 Pandeglang, dr Achmad Sulaeman mengatakan, sejauh ini tidak ada lagi penambahan pada kasus covid-19 di Pandeglang. Namun ada beberapa orang yang menjalani tes swab, khususnya keluarga 4 orang yang dinyatakan positif covid-19,

“Saat ini kami masih menunggu hasil swab anggota keluarga dari yang dinyatakan positif covid-19 di 4 kecamatan itu. Perkembanganya seperti apa belum bisa diketahui, karena hasilnya belum keluar,” ungkapnya, Senin (15/6/2020).

Saat ditanya status yang disebut-sebut masuk kategori zona merah covid-19, Sulaeman mengaku, Pandeglang statusnya masih kuning. Karena, kata dia, di Pandeglang tidak ada transmisi lokal penyebaran covid-19. Sedangkan kasus positif covid-19 yang saat ini muncul, menurut dia, mayoritas penularannya dari luar Pandeglang.

Menurutnya, dengan adanya peningkatan kasus positif covid-19 beberapa hari terakhir ini, karena banyaknya warga yang bebas keluar masuk Pandeglang. Termasuk 4 orang positif Covid-19, aktivitasnya lebih banyak di Tangerang dan Jakarta yang masuk zona merah virus tersebut.

“Banyak warga bebas keluar masuk Pandeglang, karena dianggap new normal adalah kondisi sudah normal, padahal bukan seperti itu. Makanya kasus covid-19 meningkat dalam menghadapi new normal ini,” ujarnya.

Terpisah, seorang petugas pelayanan call center covid-19 Dinas Kesehatan Pandeglang, Dr Della membenarkan Pandeglang masih zona kuning covid-19. “Kasus positif covid-19 yang saat ini terjadi di Pandeglang semua impor, bukan penularan di Pandeglang sendiri,” jelasnya.

Saat ditanya langkah apa tang telah dilakukan pasca adanya 4 orang yang dinyatakan positif covid-19, Dela mengaku bersama tim gugus tugas pihaknya tengah melakukan tracking terhadap anggota keluarga dan warga yang ada di sekitaran tempat tinggal pasien positif covid-19 tersebut. Bahkan, kata dia, beberapa orang sudah menjalani tes swab. Menurut dia, sementara ini sejumlah warga dari 4 kecamatan yang menjalani rapid test hasilnya tidak ada yang reaktif. Pihaknya kini tengah menunggu hasil tes swab.

“Tapi jika nanti ditemukan warga yang reaktif rapid test, kami akan tindaklanjuti dengan pemeriksaan swab dan isolasi mandiri,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.