Kasus PDP di Lebak Meninggal Dunia Terus Bertambah

  • Whatsapp
Data Covid-19 Lebak.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Setelah mengumumkan E (42), warga Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, meninggal dunia karena menderita sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 beberapa waktu lalu , Tim gugus tugas penanganan percepatan Covid-19 Lebak kembali mengumumkan 2 orang PDP yang menimggal dunia melalui website resminya, siagacovid19.lebakkab.go.id .

Dengan begitu jumlah kasus PDP di Kabupaten Lebak yang meninggal dunia mencapai 3 orang. ” Ya bertambah 2 orang, sehingga kasus PDP meninggal dunia di Lebak menjadi 3 orang,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Lebak Dr Firman Rahmatullah kepada Redaksi24.com, Rabu (6/5/2020) dini hari.

Bacaan Lainnya

Ia mengungkapkan, kedua PDP yang meninggal dunia tersebut yakni D (50) warga Kecamatan Cibadak, dan SP (65) warga Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak. Katanya, D meninggal dunia saat tengah menjalani perawatan di RSUD Dr Adjidarmo Rangkasbitung, dan SP di RSU Banten, pada Selasa (5/5/2020).

Lebih jauh ia mengatakan, kedua PDP tersebut memiliki riwayat berpegian ke daerah yang masuk kategori zona merah penyebaran virus corona (Covid-19), yakni Tanggeran, dan DKI Jakarta. Keduanya juga memiliki gejala yang terindikasi Covid-19.

” D memiliki gejala demam 10 hari, sesak, mual muntah dan 3 hari tidak mau makan minum, serta memiliki riwayat berpegian ke Serpong, Tanggerang. Sementara, SP sebelumnya pernah dirawat di RS Malimping, dan di rujuk ke RSU Banten pada 25 April, memiliki riwayat berpegian ke DKI Jakarta,” tandasnya.

Ia mengatakan, pihaknya saat ini tengah menunggu hasil Swab test dari kedua orang PDP yang telah dilakukan sebelum mereka meninggal dunia. Sementara, untuk jumlah PDP sendiri di Lebak, kata Firman, terdapat 18 kasus, 5 dikategorikan aman, 10 masih dalam pengawasan, dan 3 meninggal dunia.

Dirinya berharap adanya kesadaran masyarakat untuk
mematuhi protokol kesehatan, dan mengindahkan imbauan Pemerintah untuk menghindari segala aktivitas yang dapat menimbulkan keramaian.

” Kita harap warga Lebak terus waspada terhadao penyebaran Covid-19, dengan selalu menerapkan protokol kesehatan memakai APD dalam kegiatan sehari-hari di luar ruangan, dan mengikuti imbuan Pemerintah untuk menghindari segala kegiatan yang dapat menimbulkan keramaian,” pungkasnya.(Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.