Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Cilegon Bakal Berlakukan Sanksi Bagi Pelanggar Protokes

  • Whatsapp
covid-19 kota cilegon
Peta sebaran Covid-19 di Kota Cilegon.

KOTA CILEGON, REDAKSI24.COM – Kasus Covid-19 di Kota Cilegon semakin meningkat. Dalam update terbaru yang dirilis Dinas Kesehatan Kota Cilegon pada Kamis (13/8/20), pukul 16:00 WIB, kasus positif Covid-19 jumlahnya 63 orang, dari semula 44 orang per tanggal 1 Agustus.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 orang melakukan isolasi mandiri, 47 orang dinyatakan sembuh, dan tiga orang dinyatakan meninggal dunia. Jumlah orang meninggal karena positif covid pertanggal 1 Agustus sebelumnya hanya satu orang.

Bacaan Lainnya

Sedangkan jumlah orang tanpa gejala (OTG) saat ini sebanyak 771 orang, dari semula 736 orang pada tanggal 1 Agustus. Jumlah kasus orang dalam pantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pantauan (PDP) sebanyak 1.014 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 46 orang meninggal dunia.

Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi mengatakan, pihaknya akan melakukan pengetatan protokol kesehatan (Protokes), untuk mencegah bertambahnya kasus Covid-19.  BAhkan pihaknya tengah menyusun regulasi pemberian sanksi bagi pelanggar Protokes.

BACA JUGA: KPU Kota Cilegon Gelar Rapid Test Bagi 48 Petugas PPK

“Kami akan perketat, bila perlu kami berlakukan hukuman, yang melanggar aturan dikenai sanksi, kami akan bahas bersama,” ujar Edi usai menghadiri rapat paripurna bersama Anggota DPRD Kota Cilegon, Kamis (13/8/20).

Ia mengungkapkan, meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di Kota Cilegon, karena masyarakat tidak mengindahkan himbauan pemerintah untuk menerapkan protokes. Pada kenyataannya, kata dia, banyak yang mengabaikan protokes.

“Banyak wali murid maksa minta sekolah dilanjutkan, mal-mal pada minta dibuka, akhirnya kasus Covid-19 malah bertambah. Karena banyak yang mengabaikan protokol kesehatan,” tandas Edi. (Haris/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.