Kasus COVID-19 Meningkat, Pemkab Tangerang Kekurangan SDM Nakes

oleh -
Tenaga Nakes dari Dinkes Kabupaten Tangerang tampak istirahan seusai melakukan tes antigen.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM–  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten mulai kekurangan sumber daya manusia tenaga kesehatan (SDM nakes) dalam penanganan COVID-19, termasuk keterbatasan ruang perawatan pasien, seiring terjadinya peningkatan kasus di daerah itu.

“Kurangnya tenaga kesehatan dan juga ruang perawatan yang terbatas membuat kami sedikit kewalahan dalam kondisi seperti ini di Kabupaten Tangerang. Namun kami sudah menyiapkan beberapa rencana untuk mengantisipasi penanganan kasus COVID-19 itu,” kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Tangerang, Achmad Muchlis di Tangerang, Selasa (22/6/2021).

Ia mengatakan terjadinya kekurangan SDM di bidang kesehatan tersebut akibat banyaknya petugas yang juga terserang ganasnya virus corona yang terjadi pada akhir-akhir ini.

“Bahkan, sudah ada sekitar ratusan orang yang terdiri atas dokter dan perawat terinfeksi positif COVID-19,” katanya.

“Kami juga dapat laporan banyak Nakes yang terpapar positif COVID-19. Dengan keseluruhan total 11.524 ribu Nakes yang ada di Kabupaten Tangerang tetap akan mempengaruhi pada SDM yang ada,” katanya.

BACA JUGA: Hotel Yasmine di Kabupaten Tangerang Terisi Penuh Pasien COVID-19

Ia menjelaskan pada pertengahan bulan Juni 2021 ini, penambahan kasus di Kabupaten Tangerang mengalami peningkatan yang signifikan dengan lonjakan kasus harian terhitung hampir mencapai 400 kasus terjadi.

Selain itu, dengan terjadinya lonjakan angka kasus tersebut menyebabkan ketersediaan ruang perawatan dan tempat tidur pasien COVID-19 di seluruh rumah sakit daerah (RSUD) rujukan yang ada di Kabupaten Tangerang semakin menipis.

BACA JUGA: Pemkab Tangerang Prioritaskan Vaksinasi COVID-19 Bagi Guru dan Lansia

“Saat ini jumlah total di ICU sudah 83 terisi atau 92 persen, tempat isolasi RS sudah terisi sekitar 813 atau 85 persen, kemudian tempat isolasi di Hotel yasmin khusus singgah pasien COVID-19 terisi sebanyak 240 atau 112 persen,” katanya.

Hingga Selasa (22/6) total kasus aktif di Kabupaten Tangerang mencapai 11.928 kasus, dengan rincian total pasien sembuh sebanyak 11.091 orang, pasien yang menjalani perawatan sebanyak 145 orang, pasien isolasi sebanyak 422 orang, dan jumlah kasus pasien meninggal sebanyak 264 orang, demikian Achmad Muchlis. (Azmi/Ant/Aan).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.